alexametrics

Penuhi Panggilan, Sofyan Jacob: Saya Datang Sebagai Purnawirawan Polri

17 Juni 2019, 11:54:55 WIB

JawaPos.com – Eks Kapolda Metro Jaya, Komisiaris Jenderal (Purn) M. Sofyan Jacob memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Senin (17/6). Dia akan dimintai keterangan sebagai tersangka dalam kasus dugaan makar.

Ditemui sebelum menjalani pemeriksaan, Sofyan tak banyak berkomentar kepada awak media. Dia mengatakan tak tahu atas kasus yang menjeratnya. Itu sebabnya dia memutuskan datang dalam pemeriksaan kali ini.

“Saya tidak tahu. Saya tidak tahu apa salah saya, jadi saya akan datang sebagai purnawirawan Polri yang taat pada hukum. Jadi saya akan penuhi panggilan panggilan ini,” ujar Sofyan.

Pemeriksaan Sofyan Jacob. (Salman Toyibi/ Jawa Pos)

Setelah menyatakan demikian, Sofyan langsung masuk ke ruang penyidik Ditreskrimum. Dia diampingi oleh kuasa hukumnya. Sebagai informasi, pemeriksaan ini merupakan panggilan ketiga untuk Sofyan. Pada pemeriksaan kedua yang dijadwalkan Senin (10/6) lalu ia tak bisa hadir dengan alasan sakit.

Diketahui, Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol (Purn) M. Sofyan Jacob ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan makar pada Rabu (29/5). Kasus Sofyan tersebut merupakan pelimpahan dari Bareskrim Mabes Polri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (kedua kanan) didampingi jajaran terkait menunjukan barang bukti kasus kerusuhan pada 22 Mei dini hari di Polda Metro Jaya, Jakarta (22/5) malam. Polda Metro Jaya mengamankan 257 orang terkait aksi rusuh pada 22 Mei dini hari tadi dari tiga lokasi, dari ketiga TKP tersebut polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya bendera hitam, molotov, uang hingga amplop dan lain-lain. FOTO: SALMAN TOYIBI / JAWA POS

“Sudah tersangka, kasusnya pelimpahan dari Bareskrim Polri,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Senin (10/6).

Sofyan dilaporkan oleh seorang pihak di Bareskrim Mabes Polri. Pelapornya sama dengan pelapor tersangka makar Kivlan Zen dan Eggi Sudjana. Laporan di Bareskrim itu kemudian dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Sofyan disangka melanggar Pasal 107 KUHP dan atau 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana. Dia diduga melakukan kejahatan terhadap keamanan negara atau makar, menyiarkan suatu berita yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat, atau menyiarkan kabar yang tidak pasti.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan