alexametrics

Lagi Sakit Gigi, Sofyan Jacob Ogah Diperiksa sebagai Tersangka Makar

17 Juni 2019, 18:22:36 WIB

JawaPos.com – Mantan Kapolda Metro Jaya, Komisiaris Jenderal Polisi (Purn) M. Sofyan Jacob memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Senin (17/6). Namun, dia menolak diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan makar.

Kuasa hukum Sofyan, Ahmad Yani mengatakan, kliennya menolak diperiksa lantaran tengah dalam kondisi tak sehat. Sebagai buktinya, tersangka membawa surat keterangan sakit dari dokter.

Yani mengungkapkan, kliennya itu sedang mengalami sakit gigi. Selain itu juga memiliki masalah diabetes serta gangguan di saluran jantung.

“Tapi, Pak Sofyan disamping itu dia membawa surat juga, bahwa kondisi hari ini dia tidak sehat betul karena ada surat keterangan berikutnya lagi. Itu tidak hanya sakit gigi, tapi juga masalah diabetes dan gangguan di saluran jantung,” ungkap Yani di Polda Metro Jaya, Senin (17/6).

Yani menuturkan, kliennya sempat ditanya oleh penyidik terkait kesediannya diperiksa. Namun, Sofyan langsung menyatakan tidak bersedia dengan alasan sakit tersebut.

“Pak Sofyan menyatakan tidak bersedia untuk diperiksa karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan,” sambungnya.

Setelah penolakan tersebut, penyidik kemudian memanggil tim medis Polda Metro Jaya untuk memeriksa keadaan Sofyan. Hasilnya, tim medis menyatakan tersangka memungkinkan untuk diperiksa.

“Bersadarkan denyut jantung dan nadi, menurut keterangan dari dokter yang ada di sini bahwa Pak Sofyan masih dianggap sehat dan masih bisa lanjutkan pemeriksaan,” papar Yani.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan, Sofyan sempat menolak diperiksa. Namun, pada akhirnya yang bersangkutan tetap menjalani pemeriksaan.

“Ya, awalnya seperti itu (Sofyan menolak diperiksa karena sakit) ya, tapi kemudian yang bersangkutan hari ini bisa memberi keterangan gitu ya,” kata Argo.

Argo menerangkan, penyidik telah memeriksa kesehatan Sofyan dan hasilnya pemeriksaan tetap bisa dilanjutkan. Hanya saja, penyidik juga memberikan hak-hak untuk Sofyan saat diperiksa, seperti hak beristirahat, makan, dan salat.

Diketahui, mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol (Purn) M. Sofyan Jacob ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan makar pada Rabu (29/5). Kasus Sofyan tersebut merupakan pelimpahan dari Bareskrim Mabes Polri.

“Sudah tersangka, kasusnya pelimpahan dari Bareskrim Polri,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Senin (10/6).

Sofyan dilaporkan oleh seorang pihak di Bareskrim Mabes Polri. Pelapornya sama dengan pelapor tersangka makar Kivlan Zen dan Eggi Sudjana. Laporan di Bareskrim itu kemudian dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Sofyan disangka melanggar Pasal 107 KUHP dan atau 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana. Dia diduga melakukan kejahatan terhadap keamanan negara atau makar, menyiarkan suatu berita yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat, atau menyiarkan kabar yang tidak pasti.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Sabik Aji Taufan