alexametrics

Buat Order Fiktif, Wahyudin Gasak Kabel Perusahaan Seharga Rp 7 Miliar

17 April 2021, 08:08:24 WIB

JawaPos.com – Wahyudin Carles, 27, mendapat untung besar dari menggelapkan kabel milik perusahaan tempatnya bekerja. Berbekal jabatan sebagai Supervisor di Departement Sales Marketing PT Sucaco Tbk, dia berhasil mengelabuhi perusahaan. Dengan jabatan itu, Wahyudin bertugas menerima Purchase Order (PO) dari pembeli.

Dalam menjalankan aksinya, Wahyudin dibantu 2 orang rekannya. Pertama Wahyu Ismail yang bertugas mencari pembeli kabel dan jasa ekspedisi untuk membawa barang. Kedua Darmansyah yang berperan mengambil barang dengan mengatasnamakan CV Cepot Trans.

Dengan kerja sama yang apik, mereka berhasil mendapat keuntungan fantastis. Akibat penggelapan itu, Wahyudin pun divonis bersalah oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat yang dipimpin oleh Hakim Ketua Kukuh Subyakto didampingi Julius Panjaitan dan Ivonne Wudan Kaes Maramis sebagai Hakim Anggota.

Majelis Hakim menilai Wahyudin terbukti melamggar Pasal 372 KUHP Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. 2.  “Menjatuhkan Pidana terhadap terdakwa Wahyudin Carles alias Wahyu Bin Jumar dengan pidana penjara selama 3 tahun dan 6 bulan dikurangi lamanya terdakwa berada dalam tahanan dan dengan perintah supaya terdakwa tetap ditahan di Rutan,” kata Hakim Ketua Kukuh dalam putusannya.

Kasus ini bermula pada April 2020 saat Wahyudin mendapat pesan melalui Facebook dari Wahyu yang merupakan teman SMP. Wahyu awalnya menanyakan lowongan pekerjaan. Kemudian oleh Wahyudin ditawari untuk mencari pembeli kabel.

Baca juga: Ditelepon Ratusan Kali sebelum Tabungan Ludes Rp 50 Juta karena OTP

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads