alexametrics

Pascateror di Selandia Baru, Polri Lakukan Pencegahan Dini

17 Maret 2019, 13:04:59 WIB

JawaPos.com – Teror penembakan di Christchurch, Selandia Baru mencengangkan seluruh dunia. Sebab yang dilakukan Breton Tarrant, warga Australia berusia 28 dinilai sangat keji dan sadis.

Sejumlah negara pun melakukan antisipasi atas kejadian tersebut. Indonesia sendiri kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal, sudah lama melakukan pendeteksian secara dini terkait tindakan teror.

“Kami sudah lalukan. Seluruh polda sudah melakukan secara proaktif sesuai standar operasional. Berupa apa? Berupa cegah dini mengajak seluruh masyarakat di titik ujung, RT/RW untuk bersama meningkatkan pengamanan,” ujarnya di Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (17/3).

Deteksi dini pelaku teror, kata Iqbal, tak luput dari peran masyarakat. Sebab, masyarakat lah yang paling mengerti lingkungan tempat tinggalnya.

“Ingat bahwa deteksi itu adalah hal yang paling pokok. Ketika kita mendeteksi melibatkan seluruh masyarakat, Insya Allah tertutup celahnya,” tegas Iqbal.

Sesama tetangga, katanya harus saling bertegur sapa dan mengenal satu sama lain. “Jadi masyarakat adalah kekuatan yang luar biasa untuk Polri, keamanan ketertiban masyarakat proaktif polisi itu,” imbuhnya.

Dengan aktifnya peran masyarakat, kepolisian, dan TNI, diyakini tidak ada celah bagi pelaku teror atau mereka yang terafiliasi dengan organisasi terorisme.

“Prinsipnya tidak ada celah mereka, (kami antisipasi) maksimal, tidak ada kejadian (seperti) Selandia Baru saja (kami) maksimal apalagi ini menjelang hari H pemilu. Jangan sampai ada kelompok-kelompok yang ingin menggagalkan pemilu dengan modus menakut-nakuti itu timbul,” tutur Iqbal.

Selain masyarakat, Datasemen Khusus 88 Antiteror juga selalu mendeteksi sel-sel tidur teroris. Densus katanya, sudah berpengalaman dan jaringan mana yang bangkit.

“Seluruh stakeholder bergerak untuk menatisipasi kejadian Selandia Baru, kejadian juga yang debat kemarin sampai kapanpun,” pungkas jenderal bintang dua itu.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : Desyinta Nuraini

Copy Editor :

Pascateror di Selandia Baru, Polri Lakukan Pencegahan Dini