alexametrics

Bupati Musi Banyuasin Terima Suap Rp 1,7 Miliar saat Terjaring OTT KPK

16 Oktober 2021, 20:15:27 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Musi Banyuasin (Muba), Dodi Reza Alex Noerdin sebagai tersangka penerimaan suap pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Musi Banyuasin tahun anggaran 2021. Dodi sebelumnya terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Jumat (15/10) malam, di salah satu hotel kawasan Jakarta.

KPK juga turut menetapkan tiga pihak lainnya sebagai tersangka, yakni Kepala Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin, Herman Mayori; Kabid SDA/PPK Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin, Eddi Umari dan Direktur PT Selaras Simpati Nusantara, Suhandy.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menjelaskan terkait kronologi OTT yang kemudian menjerat Dodi sebagai tersangka. Pada Jumat (15/10), tim KPK menerima informasi akan adanya dugaan penerimaan sejumlah uang oleh penyelenggara negara yang disiapkan oleh Suhandy. Uang itu nantinya akan diberikan pada Dodi melalui Herman dan Eddi.

“Selanjutnya dari data transaksi perbankan diperoleh informasi adanya transfer uang yang diduga berasal dari perusahaan milik Suhandy kepada rekening bank milik salah satu keluarga Eddi,” kata Alexander dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (16/10).

Setelah uang tersebut masuk, lalu dilakukan tarik tunai oleh keluarga Eddi untuk kemudian diserahkan langsung ke Eddi. Lantas, Eddi menyerahkan uang tersebut kepada Herman untuk diberikan kepada Dodi.

Tim selanjutnya bergerak dan mengamankan Herman di salah satu tempat ibadah di Kabupaten Muba dan ditemukan uang sejumlah Rp 270 juta dengan dibungkus kantung plastik. Tim penindakan KPK kemudian, mengamankan Eddi dan Suhandy serta pihak terkait lainnya dan dibawa ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan untuk dilakukan permintaan keterangan.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Muhammad Ridwan




Close Ads