alexametrics

Seorang Dokter Ikut Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Ninoy Karundeng

16 Oktober 2019, 21:25:31 WIB

JawaPos.com – Polda Metro Jaya dikabarkan kembali menetapkan status tersangka kepada seseorang yang terlibat dalam kasus penganiayaan pegiat media sosial Ninoy Karundeng. Kali ini, seorang dokter bernama Insani Zulfah Hayati resmi ditahan polisi akibat kasus tersebut.

Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Gufron, pengacara sang dokter. “Iya, Insani sudah ditahan di rutan Polda Metro Jaya. Dia ditangkap dalam kasus laporan Ninoy Karundeng yang mengaku dianiaya dan disekap,” kata Gufron saat dikonfirmasi, Rabu (16/10).

Meski begitu, Gufron membantah kliennya terlibat dalam dugaan penganiayaan ini. Sebab dia hanya menjadi tim medis saat penganiayaan terhadap Ninoy terjadi.

“Dokter Insani merasa tidak pernah melakukan kekerasan fisik dan psikis, apalagi menyekap Ninoy Karundeng,” imbuhnya.

Sementara itu, pengacara Insani lainnya, Jamil mengatakan belum tahu pasti kapan kliennya ditangkap. “Saya belum bicara detail karena saya lihat dia masih syok. Nanti satu, dua hari kita (tanya, Red) ini lagi,” kata Jamil.

Lebih lanjut, Jamil menuturkan, Insani memang berada di masjid Al Falah saat penganiayaan Ninoy berlangsung. Namun, keberadaannya di sana adalah sebagai tenaga medis yang memberikan pengobatan kepada korban-korban demo, termasuk Ninoy.

“Dokter Insani waktu itu mengobati orang-orang yang terluka di Masjid Al Falah. Menurut dia, salah satu yang diobati adalah Ninoy Karundeng,” jelasnya.

Informasi yang dihimpun tim kuasa hukum, Insani dijerat dengan Pasal 333 KUHP tentang perampasan kemerdekaan seseorang.

Seperti yang sudah diketahui, kasus ini bermula saat sebuah video pegiat media sosial, Ninoy Karundeng dengan wajah babak belur tersebar luas di media sosial. Dalam video itu, Ninoy diduga sedang diinterogasi oleh sejumlah pria pada sebuah ruangan. Beredarnya video ini membuat aparat kepolisian langsung turun untuk mendalami kasus tersebut.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads