alexametrics

Saudara Kembar Diasuh Kakak Pelaku, KPAI Akan Pastikan Aman

16 September 2020, 18:50:43 WIB

JawaPos.com – Di masa pandemi ini banyak aksi tindak kekerasan yang terjadi, khususnya pada anak. Bahkan, kali ini terdapat kasus di mana kedapatan orang tua menganiaya anak hingga meninggal akibat belajar online.

Korban diketahui masih berumur 9 tahun atau kelas 1 SD. Korban juga memiliki saudara kembar, di mana dia sendiri juga melihat aksi kekerasan hingga penguburan kakaknya itu.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti pun mengatakan bahwa, KPAI perlu memastikan terlebih dahulu pengasuh pengganti selama kedua orangtuanya menjalani proses hukum. Anak itu sekarang diasuh oleh kakak kandung dari pelaku.

“KPAI akan memastikan pengasuh pengganti, juga akan memastikan saudara kembar korban mendapatkan rehabilitasi psikologis dari P2TP2A setempat, karena kemungkinan besar melihat peristiwa kekerasan yang dialami ananda korban,” imbuhnya dalam keterangan yang diterima JawaPos.com, Rabu (16/9).

Untuk menelisik lebih lanjut, mengapa orang tua melakukan tindakan tersebut, Retno menuturkan bahwa pihaknya akan melakukan penelusuran pada sekolah di mana korban belajar.

“KPAI berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan setempat terkait pemenuhan hak pembelajaran dari sekolah anak korban,” tutur dia.

Ia melanjutkan, orang tua tidak semestinya melakukan pemukulan hingga korban meninggal dunia. Jangan hanya di karenakan emosi sementara, nyawa anak dibiarkan begitu saja.

“Bagaimanapun juga, anak merupakan tanggung jawab orangtua yang tidak seharusnya menjadi beban bagi mereka,” tutupnya. (*)

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Saifan Zaking



Close Ads