alexametrics

Oknum PNS Terduga Teroris Tidak Punya Catatan Indisipliner di Kantor

TB Ditangkap Densus 88 di Tangerang
16 Maret 2022, 14:04:30 WIB

JawaPos.com – Tidak ada catatan indisipliner mengenai TB, pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Kabupaten Tangerang, Banten, yang kemarin ditangkap Densus 88. Laporan badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM) menyebut ayah satu anak itu sebagai staf yang rajin bekerja dan tidak pernah neko-neko.

”Keseharian baik-baik saja dalam menjalankan tugas. Tidak terlihat ada tendensi mengarah ke sana (terorisme/radikalisme). Dia golongan IID masih pelaksana,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid kepada Tangerang Ekspres kemarin.

Staf di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang itu ditangkap setelah salat Subuh di masjid dekat rumahnya di Perumahan Samawa Village, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, kemarin. ”Diduga terkait dengan kelompok teroris JI (Jamaah Islamiyah),” kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers di Jakarta kemarin.

Termasuk TB, dalam catatan Polri, total sudah ada 15 PNS yang pernah ditangkap dalam kasus terorisme. Menurut pengamat terorisme Al Chaidar, aparat pemerintah yang pernah ditangkap dalam kasus serupa bukan hanya PNS. Juga ada personel TNI-Polri.

Pernyataan Al Chaidar diperkuat data dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang menyebutkan bahwa sejak 2010 hingga 2015 terdapat 23 PNS dan anggota TNI-Polri yang terlibat kasus terorisme. ”Semua itu harus diatasi,” jelasnya.

Terkait dengan penyebabnya, Al Chaidar menduga karena keringnya ilmu agama. Misalnya, orang disuruh meledakkan bom dengan dalil melunturkan dosa atau mati syahid menjadi syuhada. ”Untuk menghindarinya hanya dengan pengetahuan agama. Menghindari keringnya rasa spiritualisme,” ujarnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : zak/idr/sep/c19/ttg

Saksikan video menarik berikut ini: