alexametrics

Erick Thohir Bakal Pecat Karyawan BUMN yang Terlibat Terorisme

15 November 2019, 11:14:49 WIB

JawaPos.com – Polda Banten bersama Densus 88 Anti Teror menangkap 4 terduga teroris di wilayah Banten. Mereka adalah DA, 28; QK, 54; AP, 45; dan AM, 45. Untuk nama terakhir saat ini tengah disorot lantaran diketahui merupakan karyawan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Krakatau Steel.

Menteri BUMN Erick Thohir angkat suara terkait peristiwa yang menyeret salah satu anak buahnya itu. Menurut dia, aksi teror sangat tidak dibenarkan karena bisa menimbulkan korban jiwa dan merusak objek vital.

“Juga mengancam keamanan negara. Saya rasa tidak ada satu orang pun yang mendukung aksi teror,” kata Erick kepada wartawan, Jumat (15/11).

Oleh karena itu, dia mendukung penuh aparat penegak hukum dalam memberantas teroris, bukan hanya di lingkup kementerian BUMN melainkan di tempat lain. Mantan Presiden klub Inter Milan itu pun akan memberikan sanksi tegas bila pegawainya tersebut memang terbukti terlibat aksi terorisme.

“Apabila secara hukum, yang bersangkutan terbukti bagian dari aksi teror, maka serta merta orang tersebut bukan lagi menjadi bagian dari Kementerian BUMN,” tegas Erick.

Sebelumnya, kepastian AM merupakan karyawan BUMN dilontarkan oleh Corporate Secretary PT Krakatau Steel, Pria Utama. Namun, dia memastikan AM bukan petinggi di perusahaan plat merah tersebut.

“Bahwa berdasarkan informasi yang kami peroleh, yang bersangkutan adalah karyawan level staf setingkat supervisor di PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan bukan merupakan petinggi atau level manajemen di PT Krakatau Steel (Persero) Tbk,” kata dia.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardy mengatakan masih melakukan pemantauan terkait kasus yang menjerat AM. Polisi juga melakukan pengamanan di sejumlah objek vital guna menghindari kejadian tak diinginkan.

“Tugas kita hanya mendukung Densus. Penjagaan obvitnas yang dijaga termasuk tempat keramaian ditingkatkan penjagaannya. Dijaga oleh aparat bersenjata lengkap, oleh Ditpam Obvit dan Sabhara,” ucapnya.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads