JawaPos Radar

KPK: OTT di Bekasi Terkait Perizinan Properti

15/10/2018, 09:34 WIB | Editor: Kuswandi
Penyidik KPK
lustrasi: IPenyidik KPK saat sedang melakukan penggeledahan (Teguh/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Bekasi, Provinsi Jawa Barat, pada Minggu (14/10). Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebut OTT kali diduga berkaitan dengan perizinan properti yang ada di Bekasi. Namun, dia belum dapat merinci lebih jauh.

"Terkait perizinan properti di Bekasi," ujar juru bicara KPK Febri Diansyah pada awak media, Senin (15/10).

Lebih lanjut, mantan aktivis ICW ini menuturkan buntut dari operasi senyap ini, tim lapangannya mengamankan 10 orang. "Diamankan 10 orang smpai pagi ini, dari unsur pejabat pemkab dan swasta," tuturnya.

Dia juga mengatakan pihak yang diamankan sudah tiba di gedung KPK dan tengah menjalani proses pemeriksaan. "Sore atau malam ini direncanakan dilakukan konferensi pers," tutupnya.

Sebelumnya, Tim Satgas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi, dikabarkan kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Dalam operasi kedap yang dilakukan pada Minggu (14/10) malam di wilayah Bekasi, Provinsi Jawa Barat, tim dikabarkan mengamankan sekitar 10 orang.

"Ada sepuluh orang yang diamankan," terang sumber JawaPos.com ketika dikonfirmasi di Jakarta, Senin (15/10). Adapun beberapa pihak tersebut yakni, Z, H, T, F, S, D, S, A, K dan D.

Sebagai tindak lanjut buntut dari kegiatan penindakan, tim lembaga antirasuah menyegel Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bekasi.

(ipp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up