alexametrics

KPK Kantongi Ciri-Ciri Oknum yang Peras Bupati Kuansing Rp 650 Juta

15 September 2021, 14:35:09 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengantongi oknum yang mengaku dari KPK, sebagaimana disebut dalam dakwaan kasus rasuah mantan Bupati Kuantan Singgih (Kuansing), Mursini. Diduga, orang yang mengaku-ngaku dari KPK itu menerima dana terkait kasus rasuah sebesar Rp 650 juta.

Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri menggandeng Kejaksaan Tinggi Riau mencari orang itu. Lembaga Antikorupsi kini mengetahui ciri-ciri orang tersebut.

“KPK baru memperoleh informasi mengenai ciri fisik oknum dimaksud yang masih bersifat umum dan abstrak. Bahkan dari keterangan para saksi pun, belum diketahui nama dari orang yang mengaku sebagai pegawai KPK tersebut,” kata Ali dalam keterangannya, Rabu (15/9).

Juru bicara KPK berlatar belakang Jaksa ini menyatakan, pihaknya masih minim informasi tentang orang tersebut. Namun, pencarian orang itu terus dikejar oleh KPK.

“KPK juga telah meminta kepada Pengadilan Negeri Pekanbaru untuk bisa mengikuti sidang pemeriksaan terdakwa Mursini yang akan digelar pada beberapa pekan ke depan secara daring,” ucap Ali.

KPK menegaskan serius mencari orang yang memeras Mursini. Lembaga antirasuah sampai saat ini, tekah memeriksa beberapa pegawainya sendiri.

“Termasuk pengecekan perjalanan dinas pegawai ke wilayah Riau, Pangkal Pinang, dan sekitarnya pada rentang waktu 2016-2017 sebagaimana peristiwa itu terjadi,” tegas Ali.

KPK menegaskan tidak akan memberi ampun jika ada pegawainya yang memeras. Hukuman akan terus dilakukan meski kasus itu sudah lama.

“Kami berharap, pihak terdakwa bisa membantu KPK untuk mengungkap secara terang mengenai kronologi, positioning oknum dalam perkara ini, dan tentu ciri-ciri fisik yang lebih spesifik,” ucap Ali.

Oleh karena itu, KPK juga meminta masyarakat untuk berhati-hati. Karena, lembaga antikorupsi tidak pernah menghalalkan penerimaan uang ke pegawainya. Apalagi, kepada orang berperkara.

“Hal ini sudah kerap terjadi dan banyak memakan korban. KPK dan penegak hukum lainnya pun telah beberapa kali menangkap para pelakunya,” pungkas Ali.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads