alexametrics

PP GP Al Washliyah Kecam Pelaku Pengeboman Di Surabaya

15 Mei 2018, 04:30:19 WIB

JawaPos.com – Dalam sepekan, Indonesia dikejutkan dengan berbagai macam teror yang terjadi secara beruntun. Baru selesai kasus penyandraan Mako Brimob di Depok, giliran kota Surabaya diteror serangan bom bunuh diri.

Melihat kondisi tersebut, Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GPA ) mengecam keras para pelaku bom bunuh diri.

Yang menjadi perhatian adalah teror sengaja dilakukan di rumah ibadah, bahkan pelaku pengeboman mulai memanfaatkan anak-anak dalam aksinya.

Bom Surabaya
Ketua Umum PP GPA, Wizdan Fauran Lubis (Ist/Jawapos.com)

“Aksi teror bom di Surabaya yang menimpa rumah ibadah, tidak ada hubunganya dengan Islam. sebab Islam tidak ada sedikit pun mengajarkan teror apa lagi sampai menghilangkan nyawa orang lain,” tegas Ketua Umum PP GPA, Wizdan Fauran Lubis di Jakarta (14/5).

“Saat pembebasan Makkah (Fathul Makkah) Nabi Muhammad SAW sangat jelas sekali mengeluarkan perintahnya siapa saja yamg boleh diperangi,” lanjutnya.

Wizdan juga menjelaskan, Nabi besar Muhammad SAW melarang membunuh para pendeta, wanita, anak-anak, dan mereka yang berlindung di dalam rumah ibadah dan rumah sendiri.

“Termasuk tidak boleh merusak tumbuh-tumbuhan,” jelas dia.

Lebih lanjut, Wizdan juga mengatakan bahwa Islam tidak mentolerir perbuatan perbuatan yang dapat merusak sendi sendi kehidupan. Terlebih menghilangkan nyawa manusia.

“PP GPA menghimbau kepada para pelaku untuk menghentikan perbuatanya, karna sangat tidak terpuji serta melanggar nilai-nilai kemanusiaan,” jelas dia.

“Tidak ada alasan yg bisa diterima disetiap aksi pem Boman kecuali hanya Air Mata yang kelak akan diperhitungkan Allah SWT di akhirat,” pungkas Wizdan.

Editor : Imam Solehudin

Reporter : (rgm/JPC)

Saksikan video menarik berikut ini:

PP GP Al Washliyah Kecam Pelaku Pengeboman Di Surabaya