alexametrics

Rommy Disebut Jarang Bersosialisasi Tapi Suka Bagi-bagi Makanan

15 Maret 2019, 17:12:44 WIB

JawaPos.com – Seorang warga yang tak jauh dari tempat tinggal kediaman Romahurmuziy alias Rommy, tak menyangka kalau Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu telah ditangkap oleh KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT), di Surabaya, Jawa Timur. Warga sekitar menyebut, Rommy terbilang orang terpandang. 

“Masa sih mas (ketangkep)? Serius? Ya ampun kaget saya. Berapa bulan yang lalu banyak dikunjungin tamu-tamu. Mobilnya bagus-bagus lagi,” kata Dudung yang tinggal di dekat kediaman Rommy, di Jalan Batu Ampar III, RT 4 RW 3, Kelurahan Batu Ampar Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (15/3).

Dalam bersosialisasi, kata Dudung, dia menyebut kalau Rommy jarang berkumpul dengan warga. Namun, Rommy sering membagikan makanan setelah ibadah salat Jumat.

“Ya gitu sih, jarang berkumpul. Karena sibuk kali ya. Tapi sering ngasih-ngasih makanan kalau abis salat Jumat. Kalau puasa setiap hari ngasih makanan,” ucapnya.

Dudung mengaku, kalau Rommy belum lama menempati rumah tersebut. Rumah itu dibagi menjadi dua bagian, sebelah kanan merupakan kediaman pribadi Rommy beserta istri dan satu anaknya. Sedangkan di sebelah kiri digunakan sebagai kantor tempat Rommy menjamu tamunya dan melakukan sejumlah kegiatan kepartaian.

“Itu rumah baru setahun. Awalnya dia beli yang jadi tempat tinggalnya. Enggak lama setelah itu beli lagi di sebelahnya. Bangunan baru kok semuanya itu,” ungkap Dudung.

Sebelum tinggal di sana, Rommy menempati rumah yang letaknya tak jauh dari daerah tersebut. Namun rumahnya yang dulu tak semegah seperti yang sekarang. “Kalau dulu rumahnya di dekat sini juga, daerah Duri Bulan. Di dalam gang, enggak seperti yang sekarang di pinggir jalan. Cepet banget itu jadinya, setahun jadi dua bangunan gede-gede. Kayak bangun Candi,” pungkasnya.

Sebelumnya, KPK membenarkan jika pihaknya menangkap Ketua Umum PPP Romahurmuziy. Selain itu dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Jatim tersebut, tim lembaga antirasuah juga menciduk seorang pejabat Kemenag dan tiga pihak lain. Ihwal adanya hal ini dibenarkan juru bicara KPK Febri Diansyah.

“Jadi yang dilakukan KPK adalah melaksanakan tugas sesuai UU dan hukum acara yang berlaku. Ini bukan transaksi pertama. 5 orang tersebut ada dari unsur penyelenggara negara dari DPR, kemudian ada unsur swasta, dari pejabas Kemenag di daerah,” terang juru bicara KPK Febri Diansyah, di di kantornya, Jumat (15/3).

Saat ini, para pihak tersebut tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Jatim, sebelum statusnya dinaikkan ke tingkat penyidikan. “Sesuai hukum acara yang berlaku, ada waktu paling lama 24 jam. Nanti akan ditentukan status hukum perkaranya,” jelas mantan aktivis antikorupsi tersebut.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Rommy Disebut Jarang Bersosialisasi Tapi Suka Bagi-bagi Makanan