JawaPos Radar | Iklan Jitu

Penyidikan Rampung, Petinggi Lippo Group Disidang di Bandung

14 Desember 2018, 09:31:13 WIB
Billy Sindoro
Tersangka kasus suap proyek Meikarta, Billy Sindoro. Billy adalah salah satu petinggi Lippo Group, perusahaan yang menggarap Meikarta. (Dok.JawaPos)
Share this

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi melimpahkan proses penyidikan ke tahap penuntutan terhadap tiga tersangka kasus suap proyek Meikarta. Ketiganya adalah Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro (BS), konsultan Lippo Group masing-masing Taryudi (T), dan pegawai Lippo Group Henry Jasmen (HJ).

"Penyidik melimpahkan barang bukti dan tiga tersangka dalam perkara suap terkait pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi ke penuntutan atau tahap dua," ungkap Juru Bicara KPK Febri Diansyah pada awak media, Kamis (13/12).

Lebih lanjut, dia menjelaskan sidang ketiganya akan digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Bandung.

"Penyidikan untuk tiga tersangka yang diduga sebagai pemberi suap dalam kasus ini telah selesai dan sidang rencananya digelar di PN Tipikor pada PN Bandung," jelasnya.

Selain itu, mantan aktivis aktivis ICW ini membeberkan unsur saksi yang telah diperiksa untuk tiga tersangka itu adalah CEO, pejabat dan pegawai Lippo Group, mantan Wakil Gubernur Jawa Barat, Bupati Kabupaten Bekasi, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi.

Selanjutnya, ada juga saksi daru Kepala Bidang Dinas Pemadam Kebakaran Kab Bekasi, Kepala Bidang Penerbitan dan Bangunan Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi, PNS lainnya di lingkungan Pemkab Bekasi.

Terpisah, usai diperiksa KPK, Billy Sindoro membenarkan bahwa lokasi penahanannya akan dipindahkan ke Bandung, sambil menunggu jadwal persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung.

"Perpanjangan masa penahanan saja dan iya nanti sidang di Bandung," ujar Billy usai keluar dari gedung KPK.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan sembilan tersangka. Mereka diantaranya Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin dan petinggi Lippo Group Billy Sindoro.

Neneng dan para kepala dinas diduga dijanjikan uang Rp 13 miliar oleh pengembang Lippo Group. Hingga saat ini, menurut KPK, baru terjadi penyerahan sekitar Rp 7 miliar.

Editor           : Imam Solehudin
Reporter      : (ipp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini