alexametrics

PTUN Jakarta Perintahkan KPU Cantumkan Nama OSO di DCT

14 November 2018, 18:10:41 WIB

JawaPos.com – Majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta mengabulkan perkara sengketa proses pemilu yang diajukan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Oesman Sapta Odang (OSO). Dalam putusannya, hakim meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI selaku pihak tergugat untuk segera melaksanakan hasil putusan.

“Menyatakan eksepsi tergugat tidak diterima. Mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya,” kata Ketua Majelis Hakim Edi Septa Surhaza saat membacakan putusan, di PTUN Jakarta, Rabu (14/11).

Selain itu, keputusan KPU RI tentang penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) peserta pemilu DPD 2019 batal demi hukum. Sehingga PTUN memerintahkan KPU untuk mencabut keputusannya mengenai penetapan DCT pemilu DPD 2019 tersebut.

PTUN Jakarta Perintahkan KPU Cantumkan Nama OSO di DCT
Surat DPD, minta MK dievaluasi. (istimewa)

“Memerintahkan tergugat untuk menerbitkan keputusan tentang penetapan DCT perseorangan peserta pemilu anggota DPD 2019 yang mencantumkan nama Oesman Sapta Odang sebagai calon tetap perseorangan peserta pemilu DPD 2019,” tegas Edi.

Untuk diketahui, sidang gugatan terhadap perkara Nomor 242/G/SPPU/2018/PTUN.JKT itu dipimpin oleh Edi Septa Surhaza, serta didampingi hakim anggota Susilowati Siahaan dan Andi Muhammad Ali Rahman.

Menilai putusan itu, kuasa hukum OSO, Herman Kadir mengatakan putusan PTUN Jakarta sudah tepat dan benar. Ia berharap dalam jangka waktu tiga hari ke depan KPU RI mencatatkan nama OSO dalam DCT anggota DPD pada perhelatan pesta demokrasi mendatang.

“Hakim sangat cerdas. Itu karena semua bukti, saksi, dan alasan yuridis yang kami ajukan dipertimbangkan seluruhnya. Nah, KPU harus melaksanakan putusan karena kalau tidak, maka itu sama saja melanggar UU,” pungkas Herman.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : (rdw/JPC)



Close Ads
PTUN Jakarta Perintahkan KPU Cantumkan Nama OSO di DCT