JawaPos Radar

Rayakan Lebaran, 52 Tahanan KPK akan Salat Ied dalam Satu Tempat

14/06/2018, 12:45 WIB | Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Rayakan Lebaran, 52 Tahanan KPK akan Salat Ied dalam Satu Tempat
Juru bicara KPK Febri Diansyah saat diwawancarai awak media. (Intan Piliang/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah segera tiba. Meski berada dalam bui, para tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berada di tiga rumah tahanan (rutan) berbeda tetap akan melaksanakan salat Idul Fitri.

Juru bicara KPK Febri Diansyah, mengungkapkan setidaknya ada 52 tahanan yang akan melaksanakan ibadah salat Idul Fitri. "KPK memfasilitasi pelaksanaan salat Idul Fitri untuk 52 orang tahanan KPK. Pelaksanaan salat akan dilakukan besok atau waktu yang ditetapkan pemerintah tentang Idul fitri," ungkapnya pada awak media, Kamis (14/6).

Untuk pelaksanaannya sendiri, ungkap Febri, akan dilakukan dalam satu tempat. Sehingga, para tahanan tersebut berasal dari Rutan klas 1 Jakarta Timur cabang KPK yang berada di Gedung Merah Putih dan Gedung KPK Jalan HR Rasuna Said kavling C-1 akan bergabung untuk salat bersama dengan para tahanan di Rutan POM Jaya Guntur.

"Mereka akan dibawa sekitar pukul 05:30 WIB ke lokasi di Guntur untuk melakukan pelaksanaan shalat Idul Fitri," ujarnya. Sedangkan, untuk keluarga yang ingin berkunjung, bisa menyambangi rutan mulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB.

Untuk diketahui, dari 52 orang tahanan yang akan menjalankan shalat Idul Fitri diantaranya adalah dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo, Keponakan Setya Novanto Irvanto Hendra Pambudi Cahyo sebagai tersangka kasus e-KTP, anggota Komisi I DPR dari Partai Golkar Fayakhun Andriadi.

Ada juga, Gubernur nonaktif Jambi Zumi Zola, Gubernur nonaktif Sulawesi Tenggara Nur Alam, Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari, mantan ketua Bandan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung.

(ipp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up