alexametrics

Diduga Makar, Lieus Sungkarisma Akan Diperiksa Polisi

14 Mei 2019, 03:45:41 WIB

JawaPos.com – Penyidik dari Bareskrim Polri akan melakukan pemeriksaan terhadap Li Xue Xiung atau Lieus Sungkarisma, Selasa (14/5). Dia akan diperiksa atas laporan dengan tuduhan makar dan penyebaran berita bohong.

Sebelumnya, aktivis Lieus Sungkharisma ilaporkan atas dugaan penyebaran berita bohong dan makar ke Bareskrim Polri. Laporan terhadap Lieus itu diterima dengan nomor laporan LP/B/0441/B/2019/Bareskrim tertanggal 7 Mei 2019. Dalam laporan itu, diketahui laporan terhadap Lieus dilakukan oleh Eman Soleman.

KaroPenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pemeriksaan dijadwalkan pukul 10.00 WIB. “Informasi dari Bareskrim besok yang bersangkutan akan dimintai keterangan sebagai saksi di Bareskrim,” ujar Dedi, Senin (13/5).

Dedi mengaku belum mengetahui apakah Lieus akan memenuhi panggilan atau tidak. “Kita belum dapat informasi lebih lanjut tentang itu, surat panggilan sudah dilayangkan kepada yang bersangkutan,” tuturnya.

Dalam laporan tersebut, Lieus dilaporkan atas Tindak Pidana Penyebaran Berita Bohong atau hoax dengan Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP pasal 14 dan atau pasal 15 serta terhadap Keamanan Negara atau Makar UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP pasal 107 jo asal 110 jo pasal 87 dan atau pasal 163 bis jo pasal 107.

Minta Yusril Jadi Pengacara

Bareskrim Polri melayangkan surat panggilan kepada aktivis pro demokrasi yang juga Komandan Gabungan Relawan Demokrasi Pancasila (Garda Depan), Lieus Sungkharisma. Namun sampai sore Lieus Sungkharisma tidak hadir di Bareskrim. Ketika dikonfirmasi atas ketidakhadirannya di Bareskrim, Lieus mengaku ingin mempersiapkan diri terlebih dahulu.

“Tuduhan yang dialamatkan kepada saya oleh orang tak dikenal asal Kuningan bernama Eman Suleman itu bukan tuduhan main-main lho. Ini tuduhannya makar. Hukumannya 20 tahun penjara sampai seumur hidup. Jadi saya harus benar-benar mempersiapkan diri,” kata Lieus seperti dilansir RMOL.co (Jawa Pos Group).

Salah satu persiapan itu, tambah Lieus, adalah dengan mencari seorang yang benar-benar ahli hukum dan bisa membelanya untuk menghadapi tuduhan ini. “Saya sedang mencari seorang pengacara andal untuk membela saya,” katanya.

Saat ditanya siapa pengacara andal itu, Lieus menyebut di dalam kepalanya hanya ada satu nama pengacara yang bisa menangani tuduhan makar yang dialamatkan kepadanya itu. “Dalam kepala saya saat ini hanya ada satu nama yang bisa membela saya atas tuduhan makar ini, yakni Prof. Yusril Ihza Mahendra,” ujar Lieus.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads