JawaPos Radar | Iklan Jitu

Berkaca Bom Surabaya, Ini Pentingnya Revisi UU Terorisme

14 Mei 2018, 09:06:42 WIB
Revisi UU Terorisme
Mabes Polri meminta DPR segera menuntaskan revisi Undang-Undang Terorisme. Sebab, keberadaannya amat penting dalam pemberantasan tindak terorisme (JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kepolisian Republik Indonesia mengaku kesulitan menindak para teroris yang masih berkeliaran. Alasannya lagi-lagi karena regulasi.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto mengatakan pihaknya tidak bisa langsung menindak terduga teroris sebelum melancarkan aksinya. Hal itu dibatasi oleh Undang-undang Nomor 15 tahun 2003, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Karenanya, Setyo berharap agar revisi undang-undang tersebut segera dituntaskan DPR. Dengan begitu, Polri memiliki wewenang lebih untuk menyelidiki seseorang yang terafiliasi kelompok teror.

Bom Surabaya
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto. (Dok.Jawapos.com)

"Kita harap RUU Terorisme yang sudah setahun belum diproses itu (dituntaskan), petugas Polri bisa berwenang dalam upaya represif untuk preventif," ujarnya di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Minggu (13/5).

Polri pun nantinya bisa dengan sigap menangkap mereka yang nyata-nyata memilki barang bukti untuk melakukan aksi teror.

"Kalau di rumahnya ada barang bukti peledak dan peluru tanpa izin, bisa dikenakan UU Terorisme. Sekarang kan tidak bisa," kata Setyo

Sebelumnya, Setyo menyebut sejumlah kasus terorisme yang terkuak belakangan menunjukkan keberadaan sel teroris yang tertidur selama ini. Sel yang tertidur itu, kata Setyo, tersebar cukup banyak di beberapa wilayah di Indonesia.

Sel-sel tersebut mulai bangkit menjelang bulan Ramadan.

"Mereka yang melakukan kegiatan ini adalah boleh disebut sel tidur yang bangun jelang Ramadhan dan jelang Lebaran," sebutnya.

Editor           : Imam Solehudin
Reporter      : (dna/JPC)

Alur Cerita Berita

GPPS Arjuno Surabaya Kurangi Jadwal Ibadah 14 Mei 2018, 09:06:42 WIB
Usai Diguncang Bom, 2 Gereja Kembali Aktif 14 Mei 2018, 09:06:42 WIB
Gereja STMB Maafkan Pelaku Pengeboman 14 Mei 2018, 09:06:42 WIB
Sri Sudah Pesan Untuk Dimakamkan di Solo 14 Mei 2018, 09:06:42 WIB
FKUB Aceh Kutuk Teror Bom di Surabaya 14 Mei 2018, 09:06:42 WIB
Sejumlah Warga Dievakuasi ke Blok D 14 Mei 2018, 09:06:42 WIB
Warga Malang Tidak Takut Teroris 14 Mei 2018, 09:06:42 WIB
MUI Jatim: Terorisme Bukan Ajaran Islam 14 Mei 2018, 09:06:42 WIB
Gubernur Jatim: Jangan Takut Terorisme 14 Mei 2018, 09:06:42 WIB
Pasca Bom, KBS Tetap Ramai Pengunjung 14 Mei 2018, 09:06:42 WIB
Puti Kutuk Aksi Terorisme di Surabaya 14 Mei 2018, 09:06:42 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up