alexametrics

Rumah Ibadah Diminta jadi Bagian Pembangunan Pendidikan

14 Maret 2021, 19:03:13 WIB

JawaPos.com – Sebelumnya terdapat polemik narasi agama yang disebut hilang dari konsep Peta Jalan Pendidikan (PJP) 2020-2035. Akan tetapi hal itu telah dibantah oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.

Mengenai itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian pun menuturkan, rumah ibadah harus menjadi bagian dari pembangunan sektor pendidikan. Sehingga harus mendapat perhatian pemerintah. Pasalnya, rumah ibadah berperan membentuk karakter positif religius bagi para siswa.

“Saya mendapatkan masukan yang saya rasa sangat baik dari Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia, yang meminta Kemendikbud memasukkan komponen rumah ibadah dalam pembangunan pendidikan Indonesia, di samping keluarga dan sekolah,” jelasnya kepada wartawan, Minggu (14/3).

Menurut Hetifah, ini sangat sejalan dengan pernyataan Nadiem yang di awal masa jabatannya pernah menyampaikan bahwa pembangunan pendidikan harus menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya dari sekolah, namun juga keluarga dan masyarakat.

“Sekali lagi, rumah ibadah memiliki peran sentral dalam pembentukan karakter dan nilai-nilai masyarakat, terutama di daerah rural dan sub-urban,” imbuhnya.

Ia menambahkan, tidak hanya umat Konghuchu, di agama-agama lain pun hampir serupa, menyerukan agar rumah ibadah menjadi bagian pendidikan di sekolah. Hetifah memberikan contoh, seperti di Sumatra Barat sejak dulu, surau (masjid) berperan besar dalam mendidik generasi muda, tidak hanya sebagai tempat salat dan mengaji.

Editor : Kuswandi

Reporter : Saifan Zaking

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads