JawaPos Radar

Ribut Lahan Parkir, Seorang Jukir Ditangkap

14/03/2018, 20:40 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kasus rebutan lahan parkir
ILUSTRASI (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Seorang juru parkir serabutan berinisial SH, 40, diringkus petugas kepolisian di depan rumahnya Jalan Pandegiling 346, Rabu (14/3). Usut punya usut, SH mengamuk dan menganiaya Achmad Noor, 28, warga Dukuh Kupang, dan Ganda Valent, 28, warga Kupang Krajan dengan sebilah pisau dapur. 

Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo membenarkan penangkapan tersebut. Pihaknya mendatangi lokasi kejadian dan meringkus tersangka sekira 30 menit setelah salah seorang keluarga korban melapor ke polisi. "Setelah itu kami interogasi para saksi di lokasi kejadian," kata David saat dikonfirmasi JawaPos.com, Rabu (14/3).  

Dari hasil pemeriksaan keterangan para saksi, tersangka mengamuk karena tidak diperbolehkan menyewa lahan parkir. Padahal, lahan parkir tersebut masih milik keluarga korban. 

Kapolsek menambahkan dalam aksinya, pelaku mendesak korban Achmad. Pelaku, sambungnya, meneriaki dan memaki korban sambil mengacungkan sebilah pisau. Tak ingin terjadi keributan, Ganda, rekan korban berusaha mengusir tersangka. "Sehingga pelaku semakin emosi kepada korban," kata David. 

Lebih lanjut, Kapolsek mengungkapkan, tidak terima dengan penolakan tersebut, tersangka lalu menghampiri Achmad dan melakukan penganiayaan. Ganda yang berusaha memisahkan keduanya pun, juga ikut kena getahnya. Ia ikut menjadi korban penganiayaan pelaku.

Sementara itu, menurut pengakuan tersangka, dia hanya ingin menambah sewa sepetak lahan parkir. Uang sewa dari lahan yang hanya dapat ditempati satu mobil tersebut akan dimanfaatkan untuk keperluan pribadinya. "Uangnya ya buat saya sendiri," ujarnya singkat.

(HDR/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up