alexametrics

Tim Gabungan Kasus Novel Dituding Terkait Debat, Begini Jawaban Polri

14 Januari 2019, 16:53:17 WIB

JawaPos.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) membantah adanya unsur politis dalam pembentukan tim gabungan untuk mengusut kasus penyerangan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. Apalagi dikaitkan dengan momentum jelang debat calon presiden dan wakil presiden pada 17 Januari mendatang.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal mengatakan, pembentukan tim itu pada dasarnya menindaklanjuti perintah Komnas HAM pada Desember 2018 lalu. Perintah itu harus jalankan selambat-lambatnya 30 hari usai rekomendasi dikeluarkan.

“Mungkin kebetulan saja dekat dengan pesta demokrasi. Tapi tidak ada kaitan sama sekali,” tegas Iqbal di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin (14/1).

Ia mengatakan, dalam perintahnya, Komnas HAM meminta Polri membentuk tim yang terdiri dari unsur polisi, KPK, dan pakar. “Kalau mau tahu substansinya, teman-teman bisa tanyakan ke Komnas HAM. Jadi nggak ada kepentingan apapun, ya untuk mengungkap kasus itu. Kami sangat profesional,” sebut Iqbal.

Hal serupa ditegaskan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. Kata Dedi, tidak ada kaitannya sama sekali antara pembentukan tim gabungan untuk kasus Novel Baswedan dengan debat capres mendatang.

“Polisi bekerja secara profesional. Sesuai fakta hukum. Tidak boleh skeptis dulu, tidak boleh dikaitkan,” pungkas Dedi.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : Desyinta Nuraini



Close Ads
Tim Gabungan Kasus Novel Dituding Terkait Debat, Begini Jawaban Polri