alexametrics

Eddy Sindoro Sebut Namanya Dicatut Dalam Suap Panitera PN Jakpus

14 Januari 2019, 19:21:53 WIB

JawaPos.com – Terdakwa suap Eddy Sindoro membantah terlibat dalam perkara suap kepada mantan panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Edy Nasution. Dia mengklaim, namanya dicatut dalam perkara tersebut.

“Dari yang saya dengar selama ini, keterangan yang ada tidak ada yang menyebutkan keterkaitan peran saya di sini dan tidak menyuruh meminta memberikan sebagaimana dalam dakwaan,” kata Eddy Sindoro, menanggapi kesaksian Eddy Nasution, dalam persidangan lanjutan di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (14/1).

“Saya tidak mendengar ada keterangan saksi yang menyatakan dalam percakapan di antara mereka yang berkaitan dengan saya. Saya berpendapat nama saya hanya dipakai dicatut-catut saja,” lanjut dia.

Sementara Edy Nasution yang dihadirkan sebagai saksi mengaku tidak pernah berkomunikasi terkait perkara yang ditangani dengan Eddy Sindoro.  “Itu hanya salaman saja (di pesta pernikahan). Kalau di luar itu tidak,” ucap Edy.

Kendati demikian, Edy Nasution mengakui telah menerima uang dari anak buah Eddy Sindoro, Wresti Kristian Hesti Susetyowati. Jumlah uang yang diterimanya sebesar Rp 50 juta.

“Kalau yang saya terima cuma satu kali. (Berbentuk) uang Rp 50 juta,” jelasnya.

Edy menyebut uang itu diterima dari Wresti sebagai hadiah pernikahan anaknya. Dia tak tahu dan tak pernah menanyakan apakah uang itu dari Eddy Sindoro.

Dalam kasus ini, Eddy Sindoro didakwa memberikan suap sebesar Rp 150 juta dan USD 50.000 kepada panitera PN Jakarta Pusat, Edy Nasution.

Pemberian suap bertujuan agar Edy dapat menunda proses pelaksanaan aanmaning terhadap PT Metropolitan Tirta Perdana (PT MTP). Suap itu juga merupakan pelicin agar Edy menerima pendaftaran peninjauan kembali (PK) PT Across Asia Limited (PT AAL) meskipun sudah melewati batas waktu yang ditentukan oleh undang-undang.

R

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads
Eddy Sindoro Sebut Namanya Dicatut Dalam Suap Panitera PN Jakpus