alexametrics

24 Moge Rombongan Penganiayaan Prajurit TNI Dibawa ke Polda Sumbar

13 November 2020, 17:47:23 WIB

JawaPos.com–Sebanyak 24 unit motor gede (moge) rombongan Harley Owner Grup (HOG) Siliwangi Bandung Chapter Indonesia yang terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap dua prajurit TNI di Kota Bukittinggi, dipindahkan ke Mapolda Sumbar.

Kabidhumas Polda Sumbar Kombespol Satake Bayu seperti dilansir dari Antara di Padang mengatakan, motor tersebut dipindahkan dari Polres Bukittinggi ke Mapolda Sumbar pada Kamis (12/11) malam. Ke-24 motor tersebut terdiri atas 21 merek Harley Davidson dan tiga lagi dari merek lain.

”Motor ini ada yang dalam pemeriksaan karena surat-suratnya dan ada yang dititipkan karena pemiliknya kembali ke daerahnya,” kata Satake Bayu pada Jumat (13/11).

Dia mengatakan, untuk dugaan penganiayaan diproses Polres Bukittinggi dan saat ini masih terus berjalan sedangkan motornya memang dipindahkan ke Mapolda Sumbar. Lima motor tersebut bermerek Harley Davidson yang diduga tak memiliki surat-surat lengkap.

”Satu motor milik satu dari lima tersangka yang ditetapkan petugas kepolisian dan sisanya milik anggota HOG lainnya,” terang Satake Bayu.

Menurut dia, hal itu terjadi setelah Ditlantas dan Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumbar melakukan penyelidikan terhadap motor-motor tersebut. ”Kita belum berani mengatakan lima moge itu bodong namun akan dilakukan pemeriksaan lebih mendalam,” kata Satake Bayu.

Sebelumnya, Kepolisian Resor Bukittinggi Sumatera Barat menetapkan lima pengendara Moge Harley Owners Group (HOG) Siliwangi Chapter Bandung Indonesia sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan dua prajurit TNI pada Jumat (30/10).

Satake Bayu mengatakan, awalnya polisi menetapkan dua pelaku yakni BS, 18, dan MS, 49. Setelah dilakukan pengembangan ada tambahan tersangka baru HS, 48; JA, 26; dan TR, 33.

”Seluruhnya saat ini ditahan di rumah tahanan Mapolresta Bukittinggi,” ujar Satake Bayu.

Peristiwa itu diketahui terjadi di Jalanan Simpang Tarok, Kota Bukittinggi, Sumatra Barat (Sumbar), pada Jumat (30/10) sekitar pukul 16.40 WIB, dan sempat viral di media sosial. Sekelompok orang yang merupakan bagian dari rombongan moge melakukan penganiayaan terhadap korban, yang kemudian terkonfirmasi bahwa korban merupakan anggota TNI berdinas di Kodim 0304/Agam.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads