Ferdy Sambo Disebut Janjikan Rp 1 M untuk Eliezer Usai Menembak Yosua

13 Agustus 2022, 15:26:28 WIB

JawaPos.com – Mantan Pengacara Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, Deolipa Yumara menyebut mantan kliennya ditawari Rp 1 miliar oleh Irjen Pol Ferdy Sambo sebagai imbalan membunuh Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Tersangka lainnya juga diiming-imingi uang yang tak kalah besar.

“Jadi ada duit Rp 1 miliar untuk Richard, Rp 500 juta untuk Kuat, dan Rp 500 juta kepada RR dalam bentuk dolar. Ibaratnya, gini lu semua dikasih setelah sudah aman,” kata Deolipa di Depok, Jawa Barat, Sabtu (13/8).

Deolipa mengatakan, hal ini diketahui berdasarkan pengakuan Bharada E sendiri kepada dirinya. Saat itu, mantan kuasa hukum lainnya, Boerhanuddin juga turut menyaksikan. “Iya jadi setelah ada skenario pertama itu. Baru lah cerita itu iming-iming tentang itu,” jelasnya.

Diketahui, 4 orang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kematian Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Mereka adalah Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, Brigadir Kepala Ricky Rizal (RR), Irjen Pol Ferdy Sambo (FS) dan KM.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan, masing-masing tersangka memiliki peran berbeda. Untuk eksekutor penembak adalah Bharada E. “RE melakukan penembakan korban,” kata Agus di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/8).

Kemudian RR dan KM berperan membantu serta menyaksikan penembakan. Terakhir Ferdy Sambo yang memerintahkan penembakan. “FS menyuruh melakukan dan menskenario, skenario seolah-olah tembak menembak,” jelas Agus.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana subsider Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan juncto Pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan

Saksikan video menarik berikut ini: