JawaPos Radar

Terus Bertambah, MK Terima 62 Permohonan Gugatan Pilkada

13/07/2018, 11:18 WIB | Editor: Kuswandi
MK
Gedung MK (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Permohonan gugatan hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2018 ke Mahkamah Konstitusi (MK) terus bertambah. Hingga saat ini sebanyak 62 permohonan telah diterima MK.

"Hingga malam tadi ada 62 permohonan yang diterima MK," kata juru bicara MK Fajar Laksono kepada JawaPos.com, Jumat (13/7).

Menurut Fajar, dari 62 permohonan sengketa Pilkada terdapat tujuh di antaranya menggugat hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur.

"Ada tujuh Pilgub, diantaranya Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Tenggara, Sumatera Selatan, Papua, dan Lampung (ada dua permohonan)," ucapnya.

Selain itu, MK juga menerima 39 permohonan Pemilihan Bupati (Pilbup) dan 16 Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot).

Permohonan-permohonan ini, kata Fajar, nantinya akan melewati tahapan proses mulai dari pemeriksaan kelengkapan perkara, perbaikan atau verifikasi perkara, hingga akhirnya ditetapkan menjadi perkara yang akan disidangkan.

"Kalau sudah lengkap kami bisa melakukan registrasi pada 23 Juli 2018 nanti," tuturnya.

Mengenai tenggat waktu pengajuan permohonan sengketa pilkada dapat dilakukan hingga tiga hari kerja setelah penetapan perolehan hasil suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Penetapan perolehan suara oleh KPU kan berbeda-beda tiap daerah, jadi MK tinggal menyesuaikan saja," tukasnya.

(rdw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up