JawaPos Radar

Viral Polisi Tendang Pencuri Perempuan

Kapolri Marah Besar Anak Buahnya Pukuli Pencuri Perempuan

13/07/2018, 12:29 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Kapolri Marah Besar Anak Buahnya Pukuli Pencuri Perempuan
Kapolri Jendral Tito Karnavian. (Dok JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Aksi Kasubid Ditpamobvit Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP Yusuf mengundang reaksi Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Kabarnya, orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu naik pitam mengetahui kejadian pemukulan tersebut. Adapun Yusuf kedapatan memukul seorang ibu-ibu yang merupakan pencuri di toko miliknya.

"Terkait dengan video pemukulan itu, Kapolri marah besar," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Mabes Polri, Brigjen Pol Mohammad Iqbal saat dihubungi, Jumat (13/7).

Bahkan Tito katanya langsung mengambil tindakan terhadap kelakuan Yusuf. "Kapolri marah dan akan copot AKBP Y hari ini juga," tegas Iqbal.

Kapolri Marah Besar Anak Buahnya Pukuli Pencuri Perempuan
Polisi tendang pencuri perempuan dan viral di media sosial. (Screenshot)

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu menerangkan, tindakan Yusuf tidak polisi yang Promoter. Promoter kata dia, difokuskan pada tiga kebijakan utama.

Salah satunya yaitu perbaikan kultur dimana anggota Polri saat ini harus menghilangkan arogansi kekuasaan, dan menekan kekerasan eksesif. "Oknum AKBP Y tersebut sama sekali tidak mencerminkan sosok polisi sebagai pelindung, pelayan dan pengayom masyarakat," bebernya.

Kata Iqbal, Kapolri selalu menitip pesan kepada anak buahnya bahwa tindakan keras diperbolehkan. Namun kepada mereka yang menganggu ketertiban umum, pelaku kriminal yang membahayakan nyawa masyarakat, maupum yang membahayakan nyawa petugas.

"(Itu) harus tegas bila perlu ditembak mati, malah diberi penghargaan oleh Pak Kapolri. Sudah banyak toh, yang tembak dan tangkap begal, tembak dan tangkap bandar narkoba, tembak dan tangkap teroris diberi penghargaan," tuturnya.

Sebelumnya, AKBP Yusuf melakukan tindakan kekerasan terhadap seorang pencuri di minimarket miliknya di Jalan Selindung, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung pada Rabu (11/7) sekira pukul 19.00 WIB.

Namun pencuri tersebut merupakan seorang ibu-ibu. Yakni, Desi, 42, warga Cipayung, Depok, Jawa Barat, dia dipukul dan ditendang menggunakan tangan dan sandal di bagian mata kanan dan kiri lebam.

Kemudian Atmi, 41, warga Citayem, Depok, dipukul dibagian dahi menggunakan tangan, dipukul bagian kepala menggunakan sandal luka lebam dimuka dan mengalami lebam di tangan kiri

Terkahir, Andy Rafly, 12, anak Desi. Dipukul di bagian pipi kiri dan kanan sebanyak tiga kali menggunakan tangan dan dipukul di bagian muka sehingga bibir bagian atas pecah.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up