alexametrics

ICW: Suhadi Punya Rekam Jejak Tak Terlalu Baik Sidangkan Kasus Korupsi

13 Maret 2019, 21:32:33 WIB

JawaPos.com – Sebanyak 26 narapidana korupsi mengajukan peninjauan kembali (PK) sepanjang 2018. Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai PK ini dilakukan para napi korupsi pasca digantinya sosok Hakim Agung Artidjo Alkostar.

Menurut Kurnia, banyaknya pengajuan PK juga dikarenakan sosok pengganti Artidjo, yaitu Suhadi memiliki rekam jejak yang tidak terlalu baik.

“Pak Suhadi yang menjadi Ketua Kamar Pidana MA saat ini yang kita tahu punya rekam jejak yang tidak terlalu baik ketika menyidangkan perkara korupsi. Kita masih ingat dia membebaskan terpidana kasus korupsi BLBI Sudjiono Timan,” ungkapnya di kantor ICW, Rabu (13/3).

Kurnia menyinggung rekam jejak Suhadi yang saat itu menjadi ketua majelis hakim dan menangani PK Sudjiono. Dia menjelaskan, saat mengajukan PK Sudjiono berstatus buron (melarikan diri). Kemudian, proses pengajuan PK diajukan bukan oleh Sudjiono melainkan istrinya.

“Dan akhirnya Suhadi memutus bebas, padahal sudah ada surat edaran Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2012 yang melarang terpidana kasus korupsi mengajukan PK untuk diwakilkan,” ujar dia.

Oleh karena itu, Kurnia berharap, MA bisa bersikap objektif dan imparsial dalam menangani PK narapidana kasus korupsi. “Kami meminta MA menolak semua PK para koruptor jika novum-novumnya sumir dan masih menggunakan bukti persidangan sebelumnya,” tegasnya.

Hal itu dinilainya penting demi menjaga kepercayaan publik terhadap MA sebagai lembaga yang menegakkan keadilan.
“Karena salah satu lembaga Komisi Yudisial juga tahun lalu sudah mengingatkan Mahkamah Agung agar bisa memutuskan sidang itu secara objektif, imparsial, dan tanpa ada tekanan dari siapa pun,” pungkas dia.

Sebelumnya, beberapa nama yang dicatat ICW mengajukan PK pada 2018 adalah, mantan Hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar, mantan Ketua DPD RI Irman Gusman, mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik, mantan Menteri Agama Suryadharma Ali hingga mantan anggota DPR Anas Urbaningrum.

“26 narapidana tersebut mengajukan PK dalam rentang bulan Maret sampai Desember 2018,” pungkasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Intan Piliang

Copy Editor :

ICW: Suhadi Punya Rekam Jejak Tak Terlalu Baik Sidangkan Kasus Korupsi