JawaPos Radar | Iklan Jitu

Perkara Kepala KPP Pratama Ambon La Masikamba Siap Disidangkan

13 Februari 2019, 22:58:12 WIB
Perkara Kepala KPP Pratama Ambon La Masikamba Siap Disidangkan
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah. (Intan Piliang/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Setelah penyidikan perkara selesai pada 31 Desember 2018, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara penyidikan terhadap Kepala Kantor Pajak KPP Pratama Ambon La Masikamba. Kasus yang disidik dan berkasnya dilimpahkan itu yakni dugaan suap terkait kewajiban pajak orang pribadi pada Kantor Pajak KPP Ambon.

"Selain La Masikamba, Kepala Kantor Pajak KPP Pratama Ambon Sulimin Ratmin yang merupakan pemeriksa pajak KPP Pratama Ambon juga dilimpahkan berkas perkaranya," ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Rabu (13/2).

Selain itu, Febri mengatakan, dua terdakwa telah dibawa dari Jakarta untuk dititipkan di Rutan Ambon. "Sembari menunggu dan menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor pada PN Ambon," tukasnya.

Dia menambahkan, selama proses penyidikan, diduga tersangka La Masikamba menerima suap Rp 970 juta dan gratifikasi Rp 8 miliar dari sejumlah wajib pajak yang terdaftar di KPP Pratama Ambon.

Hal itu merupakan pengembangan selama proses penyidikan dilakukan, yaitu dari uang Rp 100 juta yang diamankan saat tangkap tangan pada 3 Oktober 2018 dan dua bukti setor bank Rp 550 juta dan Rp 20 juta.

"Kami sangat sayangkan karena dugaan penerimaan juga terjadi dari sejumlah wajib pajak yg lain di sana. Di tengah upaya kita bersama untuk meningkatkan penerimaan negara melalui Pajak, namun sejumlah petugas pajak justru melakukan hal seperti ini," tukasnya.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus tersebut. Tiga orang tersangka itu, yakni diduga sebagai pemberi, yaitu pemilik CV AT, Anthony Liando, serta dua orang diduga sebagai penerima masing-masing La Masikamba dan Ratmin.

La Masikamba bersama-sama dengan tim pemeriksa pajak pada KPP Pratama Ambon menerima hadiah atau janji dari swasta/pengusaha terkait kewajiban pajak wajib pajak orang pribadi Tahun 2016 di KPP Pratama Ambon senilai total yang harus dibayar antara Rp1,7 sampai 2,4 miliar. 

KPK Menduga La Masikamba selaku kepala Kantor Pajak Pratama Ambon berdasarkan surat dari KPP Pusat agar memeriksa khusus terhadap 13 wajib pajak di wilayah Ambon karena indikasi mencurigakan. Salah satunya adalah WP perorangan, Linado.

Atas dasar surat tersebut, La Masikamba memerintahkan Ratmin memeriksa Liando. Secara teknis pemeriksaan Ratmin itu diawasi langsung La Masikamba. Rencana pemeriksaan dibuat Ratmin dengan persetujuaan La Masikamba. Salah satu hasil profiling-nya adalah ada peningkatan harta.

Dari perhitungan wajib pajak perorangan Anthony Liando sebesar antara Rp 1,7 miliar - Rp 2,4 miliar, melalui komunikasi antara Ratmin dan Liando serta tim pemeriksa lain, dinegosiasikan hingga beberapa kali menjadi kewajiban pajak orang pribadi 2016 Liando sebesar Rp 1,037 miliar.

Atas kesepakatan itu, terjadi komitmen pemberian uang sebesar Rp 320 juta yang diberikan bertahap, yaitu 4 September 2018 setoran bank dari rekening Liando kepada Ratmin melalui rekening anaknya, sebesar Rp 20 juta. 

Dugaan KPK, pada 2 Oktober 2018 diberikan tunai sebesar Rp 100 juta dari Linado kepada Ratmin di rumahnya, dan sebesar Rp 200 juta akan diberikan kepada La Masikamba pada akhir September setelah surat ketetapan pajak diterima Linado.

Editor           : Estu Suryowati
Reporter      : Intan Piliang

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini