alexametrics

KPK Minta Kakak Ipar Bupati Cianjur Menyerahkan Diri

12 Desember 2018, 23:22:14 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar (IRM) sebagai tersangka. Penetapan tersangka terhadap Irvan berkaitan dengan penyelewengan dana alokasi khusus (DAK) tahun 2018 dalam membangun fasilitas sekolah di Cianjur.

Selain Irvan, tiga orang lagi juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus sama. Salah satunya yakni Tubagus Cepy Sethiady (TCS), yang tak lain merupakan kakak ipar sang bupati.

Terhadap Tubagus, KPK memintanya untuk menyerahkan diri. “Kami imbau untuk datang ke KPK dan menyerahkan diri sesegera mungkin begitu mendapat informasi ini. Sikap koperatif dalam proses hukum akan kami hargai,” tegas Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di kantornya, Rabu malam (12/12).

Lebih lanjut, Basaria membeberkan peranan Tubagus. Salah satunya yakni sebagai perantara. Itu dikarenakan, kepala sekolah yang ada di Cianjur sudah mempercayai Tubagus.

“Orang tuanya Bupati (Irvan), adalah Bupati. Iparnya ini dulu sering membantu Bupati sebelumnya, yaitu ayah dari Bupati sekarang (Irvan),” imbuh Basaria.

“Kenapa perantara? Karena kepala sekolah percaya bahwa orang ini (Tubagus) orang kepercayaan Bupati (ayahnya Irvan). Tidak hanya saat ini, tapi periode sebelumnya,” tambahnya.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar (IRM) dan tiga pihak lain sebagai tersangka. Penetapan tersangka terhadap Irvan berkaitan dengan penyelewengan dana alokasi khusus (DAK) tahun 2018 dalam membangun fasilitas sekolah di Cianjur.

KPK menduga setidaknya ada 14,5% anggaran DAK dari Rp 46,8 miliar diselewengkan padahal dana tersebut semestinya digunakan oleh sekitar 140 SMP di Cianjur untuk membangun fasilitas sekolah. Adapun, alokasi fee yang khusus diterima IRM, Bupati Cianjur adalah 7%.

Oleh karena itu, lRM, CS, ROS dan TCS disangkakan melanggar Pasal 12 huruf f atau Pasal 12 huruf e atau Pasal 12 B Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : (ipp/JPC)



Close Ads
KPK Minta Kakak Ipar Bupati Cianjur Menyerahkan Diri