JawaPos Radar | Iklan Jitu

Jika Bupati Cianjur Tersangka, Kemendagri Angkat Wakilnya Jadi PLT

12 Desember 2018, 17:09:35 WIB
Penyidik KPK
Penyidik KPK saat sedang melakukan penggeledahan (Ridwan/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kementerian Dalam Negeri tengah menyiapkan surat pengangkatan Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman untuk menjadi pelaksana tugas (Plt) Bupati Cianjur. Hal ini menyusul terseretnya Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

"Iya (wakilnya) naik sebagai Plt. Sedang kami siapkan surat penugasannya (SP)," kata Dirjen Otonomi Daerah Sumarsono kepada JawaPos.com, Rabu (12/12).

Surat penugasan itu disiapkan jika Bupati Cianjur IRM ditetapkan sebagai tersangka oleh lembaga antirasuah. Sebab dalam OTT tersebut, IRM diduga menerima suap terkait anggaran pendidikan.

Kementerian Dalam Negeri merasa prihatin atas massifnya kepala daerah yang terjaring OTT KPK. Padahal, kata Sumarsono, Kemendagri tidak pernah bosan untuk selalu mengingatkan kepala daerah agar menghindari area rawan korupsi.

“Memprihatinkan, sudah sering diperingatkan enam area rawan korupsi oleh Mendagri,” ucapnya.

Sumarsono menilai, Kemendagri sudah mengeluarkan aturan secara ketat agar para kepala daerah tidak lagi ada yang terjerat perkara korupsi. Namun itu kembali pada integritas masing-masing kepala daerah.

"Aturan sudah cukup, tinggal faktor integritas masing-masing kepala daerah saja sebagai pemimpin untuk bagaimana seharusnya berperilaku,” jelasnya.

Sebelumnya, KPK mengamankan enam orang dalam OTT di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Tim penindakan KPK, salah satunya mengamankan Bupati Cianjur IRM.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyebut, enam orang yang diamankan itu terdiri dari Kepala Daerah, Kepala Dinas dan Kepala Bidang serta dari unsur MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah), dan pihak lain.

"Dari lokasi juga diamankan uang sekitar Rp1,5 miliar yang diduga dikumpulkan dari kepala sekolah," pungkasnya.

Editor           : Kuswandi
Reporter      : (rdw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up