Kombes Argo Yuwono: Kasus Erick Thohir Sudah Clear!

12/09/2018, 15:55 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Ketua KOI Erick Thohir (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pihak Kepolisian Daerah Metro Jaya menegaskan kasus yang menyeret nama Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir sudah selesai. Karena penyidik sudah melakukan penyelidikan dan sudah divonis di pengadilan. 

Sebelumnya, Polda Metro Jaya pernah menyelidiki perkara dugaan korupsi dana sosialisasi Asian Games 2018. Hari ini, penyidik memeriksa Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Erick Thohir. Namun, kini sudah tidak ditangani lagi. Karena pemberitaan kasus itu sempat ramai di media sosial.

"Ya, jadi pada intinya itu kasus lama ya diangkat kembali, kita sudah menangani kasus korupsi berkaitan dengan sosialisasi. Karena sosialisasi ya, di situ ada beberapa kota yang mengindikasikan ada kerugian negara, sudah kita proses, sudah disidang dan sudah divonis," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, Ranu (12/9).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono (Dok. JawaPos.com)

Dia menegaskan kasus Erick Thohir tidak ditangani oleh Polda Metro Jaya. Jadi dia menganggap kasus itu sudah selesai karena telah disidang di Pengadilan. "Sudah clear kasusnya, dan polda metro tidak pernah memeriksa kembali, yang kemarin ada di media sosial itu," tegas Argo.

"Yang saya sampaikan tadi apa, tidak memanggil kembali berarti sudah clear," pungkas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya terus menyelidiki perkara dugaan korupsi dana sosialisasi Asian Games 2018. Hari ini, penyidik memeriksa Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Erick Thohir.

Dia diperiksa Direktorat Reserse Kriminal Khusus  Polda Metro Jaya. "Tadi diperiksa dari pukul 13.00 sampai dengan 16.00," ucap Kasubdit V Tipikor Reskrimsus, AKBP Ferdy Irawan, Selasa (21/3).

Menurut dia, Erick diperiksa dengan didampingi pengacara. Materi pemeriksaan, kata Ferdy, terkait dengan kapasitasnya sebagai ketua komite. "Pertanyaannya umum saja. Sebagai Ketua KOI," lanjut dia.

Selain Erick, lanjut Ferdy menerangkan, mereka juga memeriksa tersangka Doddy Iswandi selaku Sekretaris Jenderal KOI. "Semuanya diperiksa di Polda," tambahnya.

Diketahui dalam perkara polisi telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana sosialisasi Asian Games 2018. Tiga tersangka itu adalah Sekretaris Jenderal KOI Doddy Iswandi, Bendahara KOI Anjas Rivai, dan penyedia jasa kegiatan bernama Ikhwan Agus.

Ketiganya tersandung kasus kegiatan Road Carnival Asian Games 2018 yang berlangsung di Surabaya pada Desember 2015. Berdasarkan hasil audit rutin Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kegiatan itu dianggap merugikan negara sebesar Rp 5 miliar.

(bin/wiw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi