Diduga Terlibat Kelompok Bersenjata, Warga Polandia Ditangkap di Papua

12/09/2018, 16:07 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Ilustrasi aparat keamanan mengamankan warga dari Kelompok Bersenjata Papua (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) membenarkan adanya penangkapan terhadap seorang warga negara Polandia, Jakup Fabian Skrztpski (JFS) pada akhir Agustus. Dia diduga terlibat dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetya mengatakan, JFS diduga sudah berkomunikasi cukup lama dengan KKB yang ada di Jayapura dan Timika. JFS berperan meliput seluruh kegiatan KKB maupun masyarakat yang ada di Timika dan sekitarnya untuk diekspos ke dunia internasional.

Khususnya terkait tindakan aparat keamanan yang dianggap melanggar HAM terhadap KKB. "Itu yang coba mau diangkat, perspektif dia. Dari dunia internasional bisa mengetahui secara update tentang beberapa kejadian di wilayah Timika dan Papua," kata Dedi di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Rabu (12/9).

Hasil liputan itu JFS bagikan di akun media sosial miliknya dengan maksud dijual ke media internasional. "Dia publish dulu melalui akun Facebook, Twitter, Instagram, ketika ada media tertarik, dia kontak melalui akun, baru deal," tutur Dedi. 

Dalam setiap kegiatan peliputannya itu, JFS difasilitasi oleh KKB. Jadi, dia bisa bebas mengakses segala kegiatan maupun gerakan KKB. 

Bahkan setiap kali datang ke Papua, dia dijemput anggota KKB. "Ada kesepakatan dari KKB ini untuk mensupport dia menyangkut masalah gerakan-gerakan KKB yang ada di Papua. Dia sampai menyatakan bahwa dia mendukung tindakan yang dilakukan KKB," beber Dedi.

Ya, diduga JFS sudah lama berhubungan dengan KKB cukup lama. Dia datang menggunakan bisa turis. "Dia kalau lamanya di sini mulai Juli gabung. Tapi kan bolak-balik. Habis kunjungan, balik lagi. Tapi masuk ke KKB itu bulan Juli," kata Dedi.

Sebelumnya, JFS ditangkap di salah satu Hotel di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua pada Minggu (26/8) sekira pukul 11.35 WIT oleh tim gabungan dari Polda Papua dan Polres Jayawijaya. Dia ditangkap bersama dua rekannya warga Indonesia, yakni Y alias NY dan SCM, yang merupakan anggota KKB di Papua. Dugaan awal, dia melakukan transaksi amunisi dengan KKB. 

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi