alexametrics

Mendagri dan KPK Kompak Minta Kepala Daerah Jadi Agen Antikorupsi

12 Juni 2019, 18:03:56 WIB

JawaPos.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengajak sejumlah kepala daerah mengunjungi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pertemuan itu dilakukan usai pelantikan Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim sebagai gubernur dan wakil gubernur Lampung periode 2019-2024 di Istana Negara, Rabu (12/6).

“Hari ini adalah pelantikan gubernur terakhir hasil Pilkada, yaitu Lampung. Kemudian kemarin Maluku dan Maluku Utara. Seperti biasa setelah dilantik kita ajak ke KPK untuk berdiskusi dan berdialog yang berkaitan strategi pencegahan korupsi dan hal-hal yang mungkin ada masukan dari KPK,” kata Tjahjo di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/6).

Pertemuan gubernur dan wakil gubernur baru dengan pimpinan KPK ini memang rutin dilakukan dan diinisiasi oleh Mendagri Tjahjo Kumolo. Pertemuan dan kunjungan tersebut sesuai dengan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi yang berfokus pada upaya pencegahan tindak pidana korupsi.

“Karena kemarin hari berbeda antara Maluku dan Maluku Utara maka harinya di gabung. Selesai sudah semua gubernur dan wakil gubernur yang sudah dilantik langsung dibawa berdialog dan berdiskusi. Agar ada satu pandangan, satu visi untuk pencegahan masalah korupsi,” terang Tjahjo.

Tjahjo berharap para kepala daerah mampu menjadi agen antikorupsi di daerahnya masing-masing. “Setelah berdiskusi banyak, kami harapkan para kepala daerah ini mampu menjadi agen KPK atau agen pencegahan kasus korupsi di daerah masing-masing,” tegas Tjahjo.

Sejumlah kepala daerah yang berkunjung, yakni Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim selaku gubernur dan wakil gubernur Lampung masa jabatan 2019-2024. Kemudian Gubernur Maluku Murad Ismail bersama wakilnya, Barnabas Orno, serta Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba beserta wakilnya, Al Yasin Al.

Mereka disambut oleh sejumlah pimpinan KPK, di antaranya, Saut Situmorang, Alexander Marwata, dan Basaria Panjaitan. Pimpinan KPK juga menginginkan para kepala daerah menjadi agen antikorupsi. “Kita tadi diskusi banyak hal tentang upaya pencegahan korupsi,” ujar Saut Situmorang usai pertemuan.

Sementara itu, Gubernur Maluku Murad Ismail mengaku senang dan berharap tak ada kasus korupsi yang menjerat daerahnya.”Kami merasa luar biasa diajak Pak Mendagri ke KPK, kami berharap ini yang pertama dan yang terkahir kami datang KPK,” jelas Murad.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads