alexametrics
Tuntut Penuntasan Kasus Novel Baswedan

Pegawai KPK Aksi Diam 700 Detik, Saut Masih Percaya Polri

12 Maret 2019, 08:56:16 WIB

JawaPos.com – Sudah 700 hari kasus penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum juga terungkap siapa pelakunya. Padahal, Polri sudah menyebarkan sketsa wajah pelaku hingga membentuk tim gabungan demi mengusut tuntas kasus ini.

Namun, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menegaskan, pihaknya masih optimis dan percaya pada Polri. Ia yakin lembaga di bawah komando Tito Karnavian itu bisa mengusut tuntas kasus yang menimpa penyidik senior yang sukses membongkar sejumlah skandal korupsi para pembesar di negeri ini.

“Saya tetap optimis Polri bekerja maksimal,” ucap Saut saat dikonfirmasi, Selasa (12/3).

Satu juga menyatakan, sampai saat ini lembaganya selalu setia menunggu kabar dan percaya bahwa Polri akan menemukan pelaku penyerangan ini.

“Kita tunggu saja dulu siapa pelakunya. Karena Polri masih terus bekerja,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo mengatakan, demi memperingati 700 hari penyerangan terhadap Novel, rencananya hari ini akan digelar aksi dengan tema ‘berdiam diri selama 700 detik’. Ini sebagai peringatan belum juga ada titik terang dalam menuntaskan teror ini.

“700 hari kasus Novel, Wadah Pegawai KPK dan Koalisi Masyarakat Sipil, LBH Jakarta, YLBHI, dan ICW akan melakukan serangkaian kegiatan pada malam hari. Selama 700 detik kita akan lakukan aksi diam di depan KPK,” tegas Yudi.

Yudi menuturkan, maksud dari aksi diam ini adalah untuk mengkiritik pemerintah yang belum juga mampu menyelesaikan kasus Novel Baswedan.

“Selama ini kita sudah teriak untuk penuntasan kasus, minta dari Kapolri hingga Presiden namun sampai saat ini tidak ada hasilnya sama sekali,” tegasnya.

Untuk diketahui, kasus penyerangan Novel Baswedan terjadi pada 11 April 2017 silam. Novel disiram menggunakan air keras oleh dua orang yang tak dikenal saat hendak salat subuh di masjid dekat rumahnya, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Akibat kejadian tersebut, Novel mengalami luka cukup parah di bagian mata kirinya. Bahkan, hingga Hari ke-700 setelah peristiwa tersebut, kasus penyerangan Novel memang masih belum menemui titik terang. Dalang di balik penyerangan masih juga belum terungkap.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Intan Piliang

Copy Editor :

Pegawai KPK Aksi Diam 700 Detik, Saut Masih Percaya Polri