alexametrics

Kasus Novel Belum Terungkap, Tim Gabungan Polri Dinilai Tak Independen

12 Maret 2019, 23:43:56 WIB

JawaPos.com – Koalisi masyarakat sipil dan Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengritik kinerja Kepolisian dalam menangani kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Bahkan, hingga 700 hari setelah kejadian tersebut, belum ada satupun tersangka yang ditetapkan oleh Kepolisian.

“Setelah 700 hari kita peringati kasus penyerangan, belum ada perkembangan signifikan,” kata aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) Lola Ester di Gedung KPK Jakarta, Selasa (12/3).

Selain itu, anggota koalisi, Arif Maulana menilai, tim gabungan yang dibentuk Polri pada Januari 2019 lalu belum menunjukkan keberhasilan. Hingga kini, belum ada informasi apapun dari Kepolisian mengenai perkembangan penyidikan.

Arif yang juga tim kuasa hukum Novel mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya telah mengirimkan surat kepada Polri. Tim kuasa hukum meminta penjelasan dari Polri mengenai kinerja tim gabungan.

“Kami minta tim gabungan untuk menyampaikan transparansi proses kerja yang mereka lakukan, karena belum ada hasil yang berarti,” ungkap Arif.

Kemudian, Alghiffari Aqsa, yang juga anggota tim kuasa hukum Novel menekankan kritik tidak hanya kepada Presiden atau Kepolisian, tapi juga KPK.

“Jika teman-teman KPK atau pimpinan KPK mendengar press conference hari ini, kami ingin mendengar segera ada tindak lanjut terkait laporan obstruction of justice,” tegasnya.

“Tim gabungan yang dibuat Polri ternyata tidak independen. Kedua, jika kita gabungkan atau kaitkan dengan laporan Komnas HAM terkait kasus Novel Baswedan ada abuse of process sehingga kasusnya berlarut-larut,” tuturnya.

Untuk diketahui, kasus penyerangan Novel Baswedan terjadi pada 11 April 2017 silam. Novel disiram menggunakan air keras oleh dua orang yang tak dikenal saat hendak salat subuh di masjid dekat rumahnya, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Akibat kejadian tersebut, Novel mengalami luka cukup parah di bagian mata kirinya.

Hari ke-700 setelah peristiwa tersebut, kasus penyerangan Novel memang masih belum menemui titik terang. Dalang di balik penyerangan masih juga belum terungkap.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Intan Piliang

Copy Editor :

Kasus Novel Belum Terungkap, Tim Gabungan Polri Dinilai Tak Independen