alexametrics

Tak Menyebut Nama, Fadli Zon Bersikukuh Dhani Tidak Bersalah

12 Februari 2019, 16:15:51 WIB

JawaPos.com – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon bersikukuh kata ‘idiot’ dan ‘ludahin’ dari kicauan musikus Ahmad Dhani tidak melanggar hukum. Pasalnya, ayah dari Al, El, dan Dul itu tidak sama sekali menyebutkan nama yang tengah dituduhkan.

Demikian disampaikan Fadli dalam acara diskusi bertajuk ‘Jelang Pilpres Jokowi Blunder & Panik?’ di Seknas Prabowo-Sandi, Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2).

“Pendukung penista adalah wajib diludahi mukanya. Apa salahnya? Tidak ada dialamatkan ke orang tertentu. Sementara penista agama adalah yang wajib dihukum. Sama aja dengan pembunuh, pendukung pembunuh,” kata Fadli.

Dia menilai, kasus Dhani tersebut merupakan kasus yang dibuat-buat oleh rezim. Atas dasar itu, dia bersikukuh bahwa pentolan Dewa 19 itu tidak bersalah.

“Ketika Ahmad Dhani katakan idiot, mereka ini idiot. Dia sedang jadi korban persekusi,” tuturnya.

Wakil Ketua DPR itupun menyebut rezim Jokowi merupakan rezim tangan besi. Dia bilang, ada upaya membungkam kritik yang dilontarkan ke pemerintah.

“Jadi, rezim apa namanya kalau bukan otoriter? Rezim tangan besi. Dan berusaha menakut-takuti orang. Supaya tidak mengkritik. Berusaha membungkam di masa ujung pemerintah ini,” tuturnya.

“Karena jelas di dalam era demokrasi salah satu luxury kemewahan di era demokrasi adalah kebebasan dan kemewahan berpendapat baik lisan maupun tulisan, berserikat, buat organisasi, berkumpul. Tapi sekarang hak ini semakin dibatasi,” tukasnya.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : Igman Ibrahim

Tak Menyebut Nama, Fadli Zon Bersikukuh Dhani Tidak Bersalah