alexametrics

Pakar Nilai Hukuman Penjara Seumur Hidup Merupakan Pidana Maksimum

12 Januari 2022, 06:36:52 WIB

JawaPos.com – Terdakwa kasus dugaan korupsi PT. Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI), Heru Hidayat bakal menjalani sidang putusan hakim, Selasa (18/1) mendatang. Pakar hukum pidana Universitas Airlangga Nur Basuki menilai pidana penjara seumur hidup, merupakan pidana maksimum.

Heru Hidayat dalam kasus korupsi PT. Asuransi Jiwasraya juga telah divonis pidana penjara seumur hidup.

“Dalam kasus Jiwasraya, Heru Hidayat sudah dipidana penjara seumur hidup, maka di dalam perkara Asabri, jika majelis hakim menyatakan Heru Hidayat itu terbukti bersalah melakukan tidak pidana sebagaimana dalam dakwaan, maka di amar putusannya dinyatakan pidananya, namun pidana blanko,” kata Nur Basuki dalam keterangannya, Selasa (11/1).

Dia menjelaskan, pidana penjara seumur hidup merupakan hukuman maksimum yang berlaku di Indonesia. Karena sepanjang hidupnya harus berada di kurungan penjara.

Menurut Nur Basuki, Indonesia tidak menerapkan pemidanaan penjara komulatif seperti Amerika Serikat. Dia menyebut, pidana penjara seumur hidup dinilai paling terberat.

“Kalau sudah pidana penjara seumur hidup, maka pidana terberat tidak berlaku lagi karena itu yang sudah paling berat, selama hidupnya berada di penjara,” papar Nur Basuki.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini: