JawaPos Radar | Iklan Jitu

Komnas HAM: Sejak 25 Tahun Berdiri Baru Jokowi yang Berani Datang

11 Desember 2018, 13:49:25 WIB
Komnas HAM: Sejak 25 Tahun Berdiri Baru Jokowi yang Berani Datang
Komisioner Komnas HAM Beka Ulung di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/12). (Ridwan/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) direncanakan hadir dalam acara peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional yang diselenggarakan di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/12). Komisioner Komisi Nasional HAM (Komnas HAM) Beka Ulung mengatakan, Jokowi menjadi kepala negara yang pertama kali hadir setelah 25 tahun Komnas HAM berdiri.

"Kalau Pak Jokowi datang ke Komnas HAM ini kedua kalinya. Sebagai Gubernur DKI waktu itu datang ke Komnas HAM. Sebagai presiden, ini adalah sejarah. Karena untuk pertama kalinya sejak berdirinya Komnas HAM 25 tahun yang lalu, presiden akan datang ke Komnas HAM," kata Beka Ulung di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/12).

Ulung menjelaskan, akan hadirnya Jokowi sebagai kepala negara merupakan undangan dari Komnas HAM. Hal ini dilakukan untuk meminta komitmennya dalam penegakan HAM di Indonesia.

"Sepertinya presiden menangkap pesan itu, sehingga kemudian berencana datang ke Komnas HAM," ucapnya.

Ulung mengaku tidak banyak tahu mengapa presiden sebelum-sebelumnya enggan menginjakkan kaki di kantor Komnas HAM. Namun, dia tidak menampik bahwa itu berkaitan komitmen mereka mengenai pelanggaran HAM.

"Belum pernah ada yang datang. Saya enggak tahu alasannya apa, tapi mungkin karena pertimbangan tertentu," tutur Ulung.

Ulung berharap, kedatangan Jokowi ke kantor Komnas HAM memberikan komitmen pemerintah pusat dan daerah untuk konsen pada isu pelanggaran HAM.

"Kami juga berharap komitmen yang disampaikan presiden nanti juga ditindaklanjuti dengan langkah nyata yang terukur dari aparat yang berlaku di bawahnya. Bisa memerintahkan ke pemda, aparat kepolisian, kejaksaan, kita tunggu," tukasnya.

Editor           : Estu Suryowati
Reporter      : (rdw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini