alexametrics
PT DKI Jakarta Perberat Hukuman Edhy Prabowo

KPK Tunggu Salinan Putusan Edhy Prabowo untuk Ambil Langkah Hukum

11 November 2021, 17:39:30 WIB

JawaPos.com – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo hukumannya diperberat dari lima tahun menjadi sembilan tahun penjara, pada pengadilan tingkat banding di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Merespon ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menunggu salinan putusan.

“Untuk perkara tersebut kemarin para terdakwa melakukan upaya hukum banding. Memang saat ini kami belum menerima putusan lengkapnya, seperti apa pertimbangannya itu kan nanti akan dibaca terlebih dahulu,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (11/11).

KPK akan menganalisa terlebih dulu pertimbangan hakim tingkat banding. Bahkan hingga kini, Edhy Prabowo juga belum menyikapi putusan tingkat banding tersebut.

“Bagaimana sikap dari terdakwa itu kelanjutannya seperti apa. Itu nanti kami tunggu dulu,” tegas Ali.

Sebelumnya, hukuman mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo diperberat menjadi sembilan tahun penjara pada tingkat banding di Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta. Edhy Prabowo tetap terbukti bersalah menerima suap senilai Rp 25,7 miliar dalam kasus suap perizinan ekspor benih lobster.

Edhy oleh pengadilan tingkat pertama pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dijatuhi hukuman lima tahun penjara. Sehingga hukuman pada tingkat banding, lebih berat dari putusan sebelumnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads