alexametrics

Kasus Suap Pejabat Ditjen Pajak, KPK Tetapkan Dua Tersangka Baru

11 November 2021, 15:07:34 WIB

“Dalam proses pemeriksaan tiga wajib pajak tersebut, diduga ada kesepakatan pemberian sejumlah uang agar nilai penghitungan pajak tidak sebagaimana mestinya dan tentunya memenuhi keinginan dari para wajib pajak dimaksud,” ucap Ghufron.

Dia menyampaikan, dalam hasil pemeriksaan pajak yang telah diatur dan dihitung sedemikian rupa, Wawan Ridwan dan Alfred Simanjuntak diduga telah menerima uang yang selanjutnya di teruskan kepada Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani.

Ghufron menyebut, pada Januari-Februari 2018 dengan jumlah keseluruhan sebesar Rp 15 miliar
diserahkan oleh Ryan Ahmad Ronas dan Aulia Imran Maghribi sebagai perwakilan PT GMP. Kemudian, pada pertengahan tahun 2018 sebesar SGD 500 ribu yang diserahkan oleh Veronika Lindawati
sebagai perwakilan PT Bank Panin Tbk dari total komitmen sebesar Rp 25 miliar.

Selanjutnya sekitar Juli-September 2019 sebesar total SGD 3 juta diserahkan oleh Agus Susetyo sebagai perwakilan PT Jhonlin Baratama. Menurutnya, dari total penerimaan tersebut, tersangka Wawan Ridwan diduga menerima jatah pembagian sejumlah sekitar sebesar SGD 625.000.

Selain itu, diduga tersangka Wawan Ridwan juga menerima adanya pemberian sejumlah uang dari beberapa wajib pajak lain yang diduga sebagai gratifikasi yang jumlah uangnya
hingga saat ini masih terus didalami.

“Tim Penyidik KPK telah melakukan penyitaan tanah dan bangunan milik tersangka Wawan Ridwan di Kota Bandung yang diduga diperoleh dari penerimaan-penerimaan uang suap dan
gratifikasi terkait pemeriksaan pajak,” tegas Ghufron.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads