alexametrics

Terkait Korupsi Proyek BHS, KPK Periksa Lies Permana Lestari

11 November 2019, 11:59:13 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Ritel PT Sarinah (Persero) Lies Permana Lestari. Petinggi perusahaan BUMN itu diperiksa terkait kasus dugaan suap proyek pengadaan Baggage Handling System (BHS) yang melibatkan dua perusahaan BUMN yakni PT Angkasa Pura II dan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI).

Lies akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk melengkapi berkas tersangka Direktur PT INTI Darman Mappangara.

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DMP (Darman Mappangara),” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (11/11).

Selain Lies, tim penyidik juga memanggil pihak swasta, Sujono. Ia juga akan diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Darman.

Diketahui, KPK menetapkan Darman Mappangara sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek BHS di PT Angkasa Pura Propertindo, anak usaha PT Angkasa Pura II (PT AP II).

Penetapan tersangka terhadap Darman ini merupakan pengembangan dari kasus yang sama yang telah menjerat Direktur Keuangan PT AP II Andra Y. Agussalam dan staf PT INTI Taswin Nur.

Darman bersama-sama Taswin diduga menyuap Andra untuk ‘mengawal’ agar proyek BHS yang dikerjakan oleh PT. INTI.

Pada 2019, PT INTI mengerjakan sejumlah proyek di PT Angkasa Pura II (Persero), seperti proyek Visual Docking Guidance System (VGDS) dengan nilai proyek Rp 106,48 miliar, proyek Bird Strike senilai Rp 22,85 miliar serta proyek pengembangan bandara senilai Rp 86,44 miliar.

Selain itu, PT INTI memiliki daftar prospek proyek tambahan di PT Angkasa Pura II dan PT Angkasa Pura Propertindo, yakni proyek X-Ray 6 bandara senilai Rp 100 miliar Baggage Handling System di enam bandara senilai Rp 125 miliar dan proyek VDGS senilai Rp 75 Milyar serta proyek radar burung senilai Rp 60 miliar. PT INTI (Persero) diduga mendapatkan sejumlah proyek berkat bantuan Andra.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads