Hakim Vonis Mati WNA Belanda

11 September 2015, 21:00:00 WIB

JawaPos.com – Ali Tokman (54) warga negara Belanda, dan Fredy Tedja Abdi (40) akhirnya divonis hukuman mati di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (10/9). Keduanya terbukti secara aktif melakukan perdagangan narkotika jenis methy lenedioxy methamphetamine (MDMA) seberat 6,1 kg.

 

”Terdakwa terbukti melanggar Pasal 113 Ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yakni mengimpor, mengekspor atau menyalurkan narkotika golongan I. Karena itu, mengadili terdakwa dengan pidana hukuman mati,”  tandas ketua  majelis  hakim,  Musa  Arief  Nuraini seperti yang dikutip Radar Surabaya (Jawa Pos Group).

Hakim menilai, terdakwa tidak dapat membuktikan bahwa narkoba tersebut bukanlah miliknya. Meskipun dalam pembelaan terdakwa sempat membantah barang itu sebagai miliknya.

Sementara Yudianta  Simbolon, pengacara Ali Tokman, kecewa dengan keputusan hukuman mati yang dijatuhkan kepada kliennya. Dia akan melakukan upaya banding. ”Jelas-jelas klien saya tidak tahu, bahkan tidak mengenal apa itu narkoba. Pastinya kami akan banding,” ungkapnya.

Selain dua terdakwa tersebut, majelis menjatuhkan vonis berbeda untuk Alfon dan Rendy dalam kasus tersebut. Alfon divonis pidana 20 tahun penjara dan denda Rp 1,5 miliar. Rendy divonis pidana penjara 18 tahun dan denda Rp 1,5 miliar.

Sebelumnya, dua terdakwa tersebut dituntut pidana hukuman mati oleh jaksa penuntut umum (JPU) Rahmat Harry Basuki. Kasus tersebut bermula saat Ali Tokman yang merupakan penumpang pesawat Singapore Airlines mendarat di Bandara Internasional Juanda.

Saat melewati pemindaian dengan X-ray, petugas bandara mencurigai satu tas koper warna hitam dan satu ransel yang diduga milik Ali Tokman. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas bandara mencurigai kotak kemasan yang berisi pasir buatan untuk pembuangan kotoran kucing (cat litter).

Ternyata, kotak tersebut berisi bubuk cokelat yang dicurigai sebagai narkotika jenis MDMA. Bahan kimia yang biasa dipakai untuk pembuat pil ekstasi itu ditemukan dengan berat 6.150 gram dengan nilai total sekitar Rp 17,220 miliar. (sar/c1/jay/hsn/JPG)

Editor : husain

Saksikan video menarik berikut ini: