alexametrics

Pasca Disandera 36 Jam, Bripka Iwan Jalani Trauma Healing

11 Mei 2018, 17:22:12 WIB

JawaPos.com – Bripka Iwan Sarjana masih dalam pemulihan di RS Bhayangkara Kramat Jati pascainsiden di Rutan Cabang Salemba, Kompleks Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Adapun dia sempat disandera para narapidana terorisme (napiter) selama kurang lebih 36 jam.

“Sekarang masih dirawat di RS Polri Kramat Jati,” kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di kantornya, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (11/5).

Dia menuturkan, ada beberapa luka di tubuh Iwan yang memerlukan perawatan intensif. Begitu pula dengan kejiwaannya. “Perlu pendampingan masalah trauma healing untuk kembali ke kondisi semula,” tutur Setyo.

Napi
Infografis napi teroris (Koko/JawaPos.com)

Sekadar informasi, selama 36 jam sejak Selasa (8/5) malam, Polri berupaya untuk meredam situasi di dalam Rutan Cabang Salemba di Kompleks Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Salah seorang polisi bernama Bripka Irwan Sarjana sempat disandera namun akhirnya bisa dibebaskan Kamis (10/5) dini hari.

Dia langsung dibawa ke RS Polri. Selain Iwan, delapan anggota juga sempat disandera. Tiga orang di antaranya berhasil lolos sesaat kejadian rusuh di rutan tersebut. Mereka yakni Briptu Hadinata, Iptu Sulastri, dan Brigadir Haris.

Sayangnya, lima anggota lainnya gugur dengan cara mengenaskan di tangan para narapidana terorisme itu. Di antaranya, Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Rospuji Siswanto, Aipda Luar Biasa Anumerta Denny Setiadi, Brigadir Luar Biasa Anumerta Fandy Setyo Nugroho, Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli, dan Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas.

Adapun kerusuhan menurut versi kepolisian dilatarbelakangi karena faktor titipan makanan keluarga narapidana yang tidak diberikan petugas.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : (dna/ce1/JPC)


Close Ads
Pasca Disandera 36 Jam, Bripka Iwan Jalani Trauma Healing