JawaPos Radar

Lahirkan Sendiri Bayi di Kos-kosan, Gadis Asal Surabaya Meninggal

Diduga Hasil Hubungan Gelap

11/02/2018, 15:59 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Bayi Meninggal
BAYI: Polisi menunjukkan bayi yang dilahirkan oleh Cassandra di kamar mandi kos, Minggu (11/2) (Tika Hapsari/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Malang sekali nasib Cassandra Verdika Hermanuya, 26. Gadis asal Wonokromo, Kota Surabaya, Jawa Timur ini harus meregang nyawa usai melahirkan bayinya seorang diri.

Perempuan berambut panjang ini melahirkan bayinya di rumah kos-kosan, di Perum Citragraha, Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (11/2). 

Bayi Meninggal
Petugas kepolisian melakukan olah TKP di tempat kos (Tika Hapsari/JawaPos.com)

Kisah pilu ini bermula saat tetangga kamar kos korban, Muhammad Fathur, 23 dan Ahmad Syarifudin, 23, mendengarkan ada suara orang menjerit meminta tolong dari dalam kamar mandi. 

Penasaran, keduanya segera mencari asal suara. Betapa kagetnya mereka begitu mendapati kondisi Cassandra bersimbah darah dan telanjang bulat. Korban juga lemas dan mengalami pendarahan hebat. 

Sementara itu, di dekat korban, terdapat bayi berjenis kelamin perempuan, dalam kondisi sudah meninggal dunia. Bayi tersebut diletakkan dalam kresek putih. 

"Kami kaget, melihat kondisinya (korban). Kami membangunkan penghuni kos yang lainnya," beber salah satu saksi, Fathur, Minggu (11/2). 

Fathur dan Achmad segera meminta bantuan.  Mereka membangunkan penghuni kamar kos yang lainnya. 

Selanjutnya, mereka membawa korban ke ruang tengah untuk dilakukan pertolongan. Tak ingin buang waktu, Achmad lantas menelepon ambulance dari RSSA Malang. Sekitar 30 menit kemudian, tim medis dari RSSA Malang datang. 

Sayang, meskipun petugas kesehatan sudah berusaha datang secepat mungkin, nyawa korban tak bisa diselamatkan .

Perempuan yang masih melajang ini meninggal dunia ketika tim medis sudah datang dan akan menolong korban. 

Kanitreskrim Polsek Singosari, Iptu Supriyono, menjelaskan, begitu mendapati korban dalam keadaan meninggal dunia, tim ambulance dari RSSA Malang menelepon rekannya. Satu jam kemudian, rekannya tiba.

"Kejadian ini lantas dilaporkan kepada kami. Petugas kepolisian segera meluncur ke lokasi," kata dia, kepada JawaPos.com.

Petugas kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara. Mereka mengamankan beberapa barang bukti. 

Diantaranya, sebuah gunting kecil warna hitam, yang diduga digunakan untuk memotong tali pusar bayi, bra warna ungu, pembalut wanita dan celana panjang bermotif hitam dan putih. 

"Diduga bayi yang dilahirkan ini merupakan hasil hubungan gelap. Karena korban masih melajang," kata Supri.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up