alexametrics

Polri Ungkap Alasan Tahan Ferdinand Kasus Dugaan Penistaan Agama

11 Januari 2022, 06:05:50 WIB

JawaPos.com–Bareskrim Polri telah menetapkan politikus Ferdinand Hutahaean sebagai tersangka dalam kasus cuitan Allahmu Lemah. Dia juga telah dikenakan penahanan dalam kasus tersebut.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, penyidik mempunyai pertimbangan tersendiri dalam memutuskan menahan Ferdinand. Alasan pertama terkait dengan subjektifitas.

”Alasan subjektif, dikhawatirkan yang bersangkutan melarikan diri, dikhawatirkan mengulangi perbuatan lagi dan dikhawatirkan menghilangan barang bukti,” kata Ramadhan kepada wartawan, Selasa (11/1).

Selain itu, penyidik juga memilik alasan objektif. ”Alasan objektifnya, ancaman yang disangkakan kepada tersangka FH di atas 5 tahun,” jelas Ramadhan.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri resmi menetapkan politikus Ferdinand Hutahaean sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama. Penetapan tersangka diputuskan usai penyidik melakukan gelar perkara.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, penyidik juga telah meminta keterangan 17 saksi serta 21 saksi ahli. Ferdinand juga telah diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi dan tersangka.

”Setelah dilakukan gelar perkara, tim penyidik Ditsiber telah mendapatkan 2 alat bukti sesuai dengan pasal 184 KUHAP sehingga menaikan status saudara FH dari saksi menjadi tersangka,” kata Ramadhan kepada wartawan, Selasa (11/1).

Ferdinand dijerat pasal 14 ayat (1) dan (2) UU Nomor 1 Tahun 1946 dan pasal 45 ayat (2) jo pasal 28 ayat (2) UU ITE. Dia terancam pidana maksimal 10 tahun penjara.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Sabik Aji Taufan

Saksikan video menarik berikut ini: