alexametrics

Ketua Dewas BPJS Bantah Lindungi SAB dari Kasus Asusila dengan RA

11 Januari 2019, 16:39:26 WIB

JawaPos.com – Ketua Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Ketenagakerjaan Guntur Witjaksono memastikan pihaknya tidak melindungi SAB atas kasus dugaan asusila terhadap RA. Dia pun menyesali, kasus itu semakin melebar tanpa memandang relevansi atas permasalahan utama yang sedang diproses oleh pihak berwenang.

“Kami mendapati tudingan bahwa dalam kasus ini jajaran Dewas sengaja melindungi saudara SAB atas tuduhan asusila yang dialamatkan kepadanya. Kami sampaikan bahwa itu tidak benar,” ujarnya saat menggelar konferensi pers di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (11/1).

Dia menjelaskan, laporan atas dugaan asusila ini baru diketahui oleh dirinya dan anggota Dewas yang lain setelah mendapatkan surat tembusan dari RA, yang mengajukan laporan kepada Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) pada 6 Desember 2018 lalu.

”Kami mendukung pihak berwenang untuk terus melanjutkan proses penyidikan agar kebenaran yang sesungguhnya dapat segera terungkap,” kata dia. 

Selain tuduhan memberi perlindungan, tata kelola Dewas dinilai buruk serta adanya overlapping wewenang dalam perekrutan staf komite Dewas BPJS Ketenagakerjaan. 

”Kegiatan operasional organ BPJS Ketenagakerjaan setiap tahun pasti dilakukan audit oleh lembaga pengawas keuangan seperti OJK, BPK, dan KAP, di samping kegiatan monitoring dan evaluasi dari DJSN yang mendapatkan predikat Baik. Kami juga memiliki komitmen dengan KPK terkait pencegahan gratifikasi,” tegas Guntur. 

Sementara itu, terkait rekrutmen, penyelenggaran FGD, seminar dan Iain sebagainya sudah diatur dan sesuai dengan regulasi yang tertera dalam UU 24/2011 tentang BPJS dan Peraturan turunan yang terkait.

Guntur menyebutkan, Dewas sendiri berfungsi mengawasi, memberikan saran, pertimbangan dan nasehat. Oleh karena itu, dirinya berharap agar semua pihak dapat berpikir dengan jernih dalam melihat kasus yang menimpa SAB. 

“Jangan sampai ada pihak-pihak yang memiliki niat menggulirkan hal ini sebagai isu politis, mengingat tahun ini adalah tahun politik yang kental dengan berbagai hal yang dapat dipolitisasi. Saya harap hal ini tidak dimanfaatkan untuk menjatuhkan kredibilitas BPJS Ketenagakerjaan sebagai Badan Hukum Publik yang profesional,” pungkasnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : Yesika Dinta



Close Ads
Ketua Dewas BPJS Bantah Lindungi SAB dari Kasus Asusila dengan RA