alexametrics

Begini Sorotan KontraS Mengenai Isu HAM untuk Capres dan Cawapres

11 Januari 2019, 17:53:38 WIB

JawaPos.com – Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menyoroti sejumlah isu Hak Asasi Manusia (HAM) yang penting harus diselesaikan pada masa pemerintahan 2019-2024 mendatang. Sebab, kedua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden dinilai harus mempunyai langkah politik pada isu penyelesaian HAM.

Koordinator KontraS, Yati Andriani menjelaskan, pasangan capres-cawapres baik Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga harus mempunyai visi-misi yang tegas dan konsen terhadap isu HAM, khususnya penyelesaian HAM berat masa lalu.

“Kalau khususnya merujuk pada HAM berat masa lalu, bagaimana kedua kandidat ini memastikan bahwa Kejaksaan akan dapat melakukan penyidikan terhadap berbagai kasus pelanggaran HAM berat yang mandek lebih dari 10 tahun,” kata Yati saat ditemui di kantornya, Jumat (11/1).

Yati meminta kedua pasangan calon yakni Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi harus mempunyai langkah politik yang tegas untuk menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu.

“Kedua kubu ini juga harus menjelaskan langkah dan politik seperti apa yang akan dia lakukan untuk memastikan keadilan atas kasus ini bisa diselesaikan,” ucapnya.

Selain itu, Yati menyebut terkait penerapan hukuman mati. Sebab hukuman mati di Indonesia masih diterapkan untuk pelanggaran pidana.

“Ini kan sudah lama Indonesia diminta untuk menghapus penerapan hukuman mati. Karena hak hidup adalah yang paling fundamental dan paling dasar. Kalau hak itu saja tidak diberikan bagaimana hak lain bisa dinikmati,” tegasnya.

Tak hanya itu, pemerintah ke depan harus fokus pada kelompok minoritas. Sebab kebebasan untuk beragama masih menjadi sorotan di Indonesia.

“Isu ini semakin mengental, politik identitas yang semakin terkristalisasi di tengah masyarakat terus terjadi. Karena tidak diberikan perlindungan terhadap mereka yang minoritas,” pungkasnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads
Begini Sorotan KontraS Mengenai Isu HAM untuk Capres dan Cawapres