alexametrics

Eks Presdir Lippo Cikarang Minta Bantuan Jokowi, KPK Tak Gentar

10 Desember 2019, 11:15:44 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi santai langkah tersangka suap proyek Meikarta Bartholomeus Toto yang ingin meminta perlindungan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mantan Presiden Direktur Lippo Cikarang itu kini tengah menggugat melalui praperadilan terkait kasus yang menjeratnya.

“Silakan saja meminta perlindungan pada siapapun. KPK tetap akan fokus pada fakta hukum dan proses pembuktiannya saja,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah dikonfirmasi, Selasa (10/12).

Febri menyampaikan bahwa sudah cukup banyak fakta-fakta yang muncul di persidangan terkait kasus penyuapan Toto. Artinya, penetapan Toto sebagai tersangka bukanlah sesuatu yang tiba-tiba.

“Kalau soal bantahan, tersangka korupsi hampir selalu menyangkal perbuatan yang dilakukan. Bantahan atau sangkalan tersebut tentu akan lebih baik disampaikan di sidang nanti dan diuji secara terbuka,” ucap Febri.

Mantan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) ini pun mengimbau agar Toto tak fokus pada penyangkalan. Ia diminta membuka seterang-terangnya proses suap dan rasuah terkait Meikarta.

“Justru jika tersangka memiliki informasi tentang peran pihak lain yang lebih besar, dapat membukanya di proses pemeriksaan ataupun mengajukan diri sebagai JC. meskipun tentu tetap harus dilihat apakah syaratnya terpenuhi atau tidak,” tegas Febri.

Sebelumnya, Toto meminta perlindungan Presiden Joko Widodo dan mengharapkan keadilan kepada Komjen Firli Bahuri sebagai Ketua KPK periode 2019-2023. “Saya sebagai anak bangsa, saya memohon perlindungan Pak Jokowi terhadap kesewenang-wenangan yang saya alami,” tukas Toto, Jumat (6/12).

Editor : Banu Adikara

Reporter : Muhammad Ridwan


Close Ads