alexametrics

Sempat Dikira Hidup, Ternyata Juru Masak Camp Istaka Karya Ini Tewas

10 Desember 2018, 17:49:47 WIB

JawaPos.com – Satu jenazah pekerja PT Istaka Karya berhasil mendarat di Wamena usai dievakuasi dari lokasi pembantaian di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, kemarin. Korban kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) teridentifikasi atas nama Matius Palinggi yang merupakan juru masak di camp.

Kini dia disemayamkan di Markas Komando Distrik Militer Wamena. “Jenazah almarhum Matius Pallinggi disemayamkan di Aula Makodim 1702 /Wamena,” ujar Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Infanteri Muhammad Aidi dalam pesan singkatnya, Senin (10/12).

Sebelumnya, Matius terdaftar sebagai korban yang berhasil kabur dari pembunuhan oleh KKB. Namun setelah diverifikasi ulang berkali-kali, ternyata terjadi kesalahan pencatatan nama oleh PT Istaka saat evakuasi korban selamat.

Sempat Dikira Hidup, Ternyata Juru Masak Camp Istaka Karya Ini Tewas
Infografis penembakan di Papua (Kokoh Praba/JawaPos.com)

“Korban selamat yang pada awalnya terdata atas nama Matius Palinggi, ternyata adalah Simon Tandi,” jelas Aidi.

Rencananya, jenazah Matius akan dimakamkan di kampung halamannya di Toraja. “Direncanakan besok pagi, setelah ibadah duka, jenazah akan diterbangkan menuju Jayapura untuk selanjutnya diterbangkan menuju Makasar,” pungkas Aidi.

Sebelumnya, Matius ditemukan tak jauh dari lokasi pembantaian di Bukit Puncak Kabo, sekitar pukul 13.00 WIT, kemarin. Dia tergeletak dengan luka tusukan.

“Tadi kurang lebih pukul 13.00 WIT kami kembali menemukan satu jenazah di sekitar TKP pembantaian kemarin. Jaraknya antara 500 sampai 1 kilo dari poros jalan di dalam hutan,” ujar Aidi saat dihubungi JawaPos.com kemarin.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : (dna/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Sempat Dikira Hidup, Ternyata Juru Masak Camp Istaka Karya Ini Tewas