JawaPos Radar

Catering Ultah Jero Wacik di Hotel Mewah Dibayari Pengusaha

10/11/2015, 04:15 WIB | Editor: ayatollah
Catering Ultah Jero Wacik di Hotel Mewah Dibayari Pengusaha
Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik saat duduk di kursi terdakwa di Pengadian Tipikor Jakarta. (Foto: Ricardo/JPNN.Com)
Share this image

JawaPos.Com - Komisaris PT Trinergi Mandiri Internasional, Herman Afif Kusumo membantah telah membiayai sisa pembayaran pesta ulang tahun Jero Wacik di Hotel Dharmawangsa Jakarta. Namun, dia mengaku pernah didatangi Kepala Biro Umum Kementerian ESDM Arief Indarto dan diminta untuk menutupi kekurangan biaya pesta ulang tahun menteri yang juga politikus Partai Demokrat itu.

Herman mengatakan, Arief memang sering menyambangi kantornya. Pada akhir April 2012, Herman menemuinya di lorong kantor dan bercerita tentang kesulitan biaya untuk ultah Jero dan memintanya memberikan bantuan.

Saat itu, Herman yang juga wakil ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mengaku kaget dengan permintaan Arief. Bahkan, Herman mengaku tidak pernah bertemu Jero.

"Wah ada apa ini, mestinya jangan ke saya dong. Ini hanya informasi saja, langsung saya tolak. Dia katanya ada kesulitan untuk membayar catering," kata Herman saat menjadi saksi dalam sidang perkara Jero Wacik di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (11/9).

Beberapa hari kemudian, Arief kembali menemui Herman dengan membawa bukti tagihan dari Hotel Dharmawangsa. Dalam invoice tagihan itu tertera biaya yang masih harus dibayar, Jumlahnya sekitar Rp 350 juta.

"Karena saya menolak, ya sudah tidak usah diperpanjang. Saya menolak tidak sanggup, tidak punya budget-nya," ujar Herman.

Bantahan Herman sayangnya tidak diperkuat dengan kesaksian anak buahnya yang bernama Ali Rahman. Ali yang juga hadir sebagai saksi hari ini mengaku pernah diperintah Hermaf untuk membayarkan sisa biaya ulang tahun Jero Wacik ke Hotel Dharmawangsa.

Menurut Ali, awalnya dia ingin membayarkan tagihan itu secara tunai. Namun, karena tidak bisa, Ali lantas mentransfer uangnya. "Transfer di BNI Patra Jasa sebelah kantor," kata Ali.

Setelah mentransfer uang itu, Ali lantas menyerahkan bukti pembayarannya ke Herman Afif. "Disampaikan, ya sudah bagus dilakukan," kata dia.

Sebelumnya dalam dakwaan atas Jero disebutkan, biaya ulang tahun pria asal Bali itu Hotel Dharmawangsa pada April 2013 sekitar Rp 379 juta. Namun, biaya yang dibayarkan sebesar Rp 30 juta, Jsehingga masih ada sisa utang sebesar Rp 349 juta. ‎

Atas tagihan dari hotel, Sekjen Kementerian ESDM kala itu, Waryono Karno memerintahkan Arief Indarto untuk menemui Herman Afif dan menyerahkan tagihan itu. Sebelumnya Herman pernah bertemu Jero dan Arief Indarto di kantor Kementerian ESDM. Di situlah Arief meminta tolong kepada Herman untuk dicarikan dana sebesar Rp 350 juta untuk ulang tahun Jero.

Kemudian, pada 12 Juni 2012, Herman memerintahkan Ali Rahman untuk membayarkan uang Rp 349 juta ke rekening BNI Patra Jasa atas nama Puri Dharmawangsa. Pembayaran itu ditulis sebagai pembayaran ulang tahun Jero Wacik. (put/jpg)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up